Tidak banyak syarat yang dikenakan oleh Islam untuk seorang wanita untuk menerima gelar solehah, dan seterusnya menerima pahala syurga yang penuh kenikmatan dari Allah s.w.t. . Mereka hanya perlu memenuhi 2 syarat saja, iaitu: 1. Taat kepada Allah dan RasulNya 2. Taat kepada suami Perincian dari dua syarat di atas adalah sebagai berikut: 1- Taat kepada Allah dan RasulNya. Bagaimana yang dikatakan taat kepada Allah s.w.t. ? i) Mencintai Allah s.w.t. dan Rasulullah s.a.w. melebihi dari segala-galanya. ii) Wajib menutup aurat iii) Tidak berhias dan berperangai seperti wanita jahiliah iv) Tidak bermusafir atau bersama dengan lelaki ajnabi kecuali ada bersamanya mahramnya. v) Sering membantu lelaki dalam perkara kebenaran, kebajikan dan takwa vi) Berbuat baik kepada dua ibubapa vii) Senantiasa bersedekah baik itu dalam keadaan susah ataupun senang viii) Tidak berkhalwat dengan lelaki ajnabi ix) Bersikap baik terhadap tetangga 2. Taat kepada suami i) Memelihara kewajipan terhadap suami ii) Senantiasa menyenangkan suami iii) Menjaga kehormatan diri dan harta suaminya semasa suami tiada di rumah. iv) Tidak cemberut di hadapan suami. v) Tidak menolak ajakan suami untuk tidur vi) Tidak keluar tanpa izin suami. vii) Tidak meninggikan suara melebihi suara suami viii) Tidak membantah suaminya dalam kebenaran ix) Tidak menerima tamu yang dibenci suaminya. x) Senantiasa memelihara diri, kebersihan fisikal dan kecantikannya serta kebersihan rumahtangga. FAKTOR YANG MERENDAHKAN MARTABAT WANITA Apabila kita melihat bahwa puncak rendahnya martabat wanita adalah datangnya dari faktor dalam. Bukanlah faktor luaran atau yang berbentuk material sebagaimana yang digembar-gemborkan oleh para pejuang hak-hak palsu wanita. Faktor-faktor tersebut ialah: 1- Lupa mengingat Allah Karena terlalu sibuk dengan tugas dan aktiviti luar atau memelihara anak-anak, maka tidak heran jika banyak wanita yang tidak menyadari bahwa dirinya telah lalai dari mengingat Allah. Dan saat kelalaian ini pada hakikatnya merupakan saat yang paling berbahaya bagi diri mereka, di mana syaitan akan mengarahkan hawa nafsu agar memainkan peranannya. Firman Allah s.w.t. di dalam surah al-Jathiah, ayat 23: Artinya: " Maka sudahkah kamu melihat orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai Tuhannya dan Allah membiarkannya sesat berdasarkan ilmunya. Dan Allah telah mengunci mati pendengaran dan hatinya dan meletakkan tutup atas penglihatannya." Sabda Rasulullah s.a.w.: Artinya: "Tidak sempurna iman seseorang dari kamu, sehingga dia merasa cenderung kepada apa yang telah aku sampaikan."(Riwayat Tarmizi) Mengingati Allah s.w.t. bukan saja dengan berzikir,tetapi termasuklah menghadiri majlis-majlis ilmu, muzakrah atau sebagainya. 2- Mudah tertipu dengan keindahan dunia Keindahan dunia dan kesenangannya memang banyak menjebak wanita ke perangkapnya. Bukan setakat itu saja, malahan syaitan dengan mudah memperalatkannya untuk menarik kaum lelaki agar sama-sama bergelumang dengan dosa dan noda. Bukan sedikit yang sanggup durhaka kepada Allah s.w.t. hanya karena kenikmatan dunia yang terlalu sedikit. Firman Allah s.w.t. di dalam surah al-An'am: Artinya:" Dan tidaklah penghidupan dunia ini melainkan permainan dan kelalaian dan sesungguhnya negeri akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertakwa, oleh karena itu tidakkah kamu berfikir." 3- Mudah terpedaya dengan syahwat 4- Lemah iman 5- Bersikap suka menunjuk-nunjuk. Wallahu A'lam

Tidak ada komentar:
Posting Komentar