Health

Ini Caranya Membaca Kondisi Kesehatan dari Wajah

Vera Farah Bararah - detikHealth
Wajah bisa jadi merupakan cermin dari kondisi tubuh secara menyeluruh. Dalam pengobatan China kondisi kesehatan seseorang bisa dilihat dari wajahnya. Bagaimana caranya?

Pengobatan China mengungkap bahwa wajah sebagai jendela kesehatan internal seseorang dan untuk melihat apa yang terjadi di tubuh seseorang seperti kondisi lambung, jantung hormon dan pikiran bisa tercermin dari wajahnya.

Berikut ini daftar kecil mengenai bagaimana kondisi wajah bisa menunjukkan kondisi kesehatan seseorang, seperti dikutip dari Lifemojo, Senin (22/8/2011) yaitu:

Dahi
Dahi umumnya berhubungan dengan semangat, pikiran, jantung dan usus kecil. Hal ini sesuai dengan elemen 'api'.
Berikut perubahan yang bisa terjadi:
1. Dahi kemerahan dan perubahan warna dari pembuluh darah kecil, menunjukkan beberapa masalah pada jantung.
2. Kulit dahi yang pucat, menunjukkan adanya emosional yang ekstrem seperti kehilangan orang yang dicintainya
3. Adanya kerutan diantara alis, menunjukkan banyaknya perasaan khawatir
4. Ujung alis yang tidak terlihat, menunjukkan adanya gangguan tiroid
5. Ada rona hijau kebiruan di dahi, menunjukkan kombinasi dari beberapa gejala seperti pusing, sesak napas dan jantung berdebar-debar.

Hidung
Hidung umumnya berkaitan dengan pankreas, perut dan limpa. Hal ini sesuai dengan elemen 'bumi'.
Berikut perubahan yang bisa terjadi:
1. Bengkak di sekitar lubang hidung, menunjukkan adanya kemacetan pada paru-paru dan pembentukan lendir yang terlalu banyak.
2. Jerawat di ujung atau sisi hidung, menunjukkan adanya asupan makanan pedas, terjadinya sembelit atau diare dan gangguan pencernaan. Secara singkat bisa dibilang adanya aktivitas terlalu banyak atau sedikit di dalam usus.
3. Kemerahan di batang hidung, menunjukkan seorang individu yang khawatir atau stres, terlalu banyak mengonsumsi alkohol dan hipotermia (suhu tubuh yang terlalu rendah).

Dagu
Dagu dikaitkan dengan sistem hormon, ginjal dan sistem kemih termasuk kandung kemih dan ureter (tabung yang membawa urin dari ginjal ke kandung kemih). Hal ini sesuai dengan elemen 'air'.
Berikut perubahan yang bisa terjadi:
1. Jerawat berulang di dagu, menunjukkan adanya ketidakseimbangan hormon, masalah prostat dan ketidakteraturan menstruasi.
2. Bercak gelap di sekitar dagu atau mulut, menunjukkan masalah pada kandung kemih atau ginjal.

Pipi kanan
Pipi kanan berhubungan dengan paru-paru dan usus besar.
Berikut perubahan yang bisa terjadi:
1. Perubahan warna, menunjukkan adanya masalah pada usus besar
2. Kemerahan atau ruam, menunjukkan adanya peradangan pada saluran pernapasan atau alergi asma
3. Bercak putih, menunjukkan adanya infeksi jamur dan kadar gula darah yang tinggi.

Pipi kiri
Pipi kiri berhubungan dengan hati dan kandung empedu.
Berikut ini perubahan yang bisa terjadi:
1. Warna merah dan adanya vena yang menonjol, menunjukkan adanya tingkat kemarahan atau tekanan darah yang tinggi
2. Warna kekuningan atau kulit pucat di bawah mata kiri, menunjukkan batu empedu atau tingkat kolesterol yang tinggi terutama trigliserida.



5 Cara Mengusir Lelah Usai Perjalanan Jauh

Perjalanan jauh yang harus ditempuh seringkali membuat badan merasa kelelahan. Lantas bagaimana mengatasi rasa lelah setelah melakukan perjalanan jauh?

Perjalanan yang harus ditempuh dan kegiatan yang padat saat liburan tentunya membuat tubuh merasa lelah, meski pikiran sudah kembali fresh.

Berikut beberapa tips untuk menghilangkan lelah setelah menempuh perjalanan jauh, seperti dilansir Medindia, Selasa (1/2/2011), yaitu:

1. Istirahat cukup

Perjalanan jauh biasanya membuat orang kurang tidur sehingga cepat lelah. Setelah sampai di rumah, usahakan istirahat dengan cukup dengan tidur malam 6-8 jam per malam. Hal ini bisa memperbaharui energi untuk tubuh keesokan harinya.

2. Mandi di pagi hari

Mandi di pagi hari bisa membuat Anda kembali segar setelah menempuh perjalanan jauh.

3. Minum cukup air
Kurang minum atau dehidrasi bisa membuat Anda merasa lelah karena mempengaruhi 2 persen fungsi mental. Minumlah cukup air untuk menjaga sistem hidrasi tubuh, air dingin bisa menghidrasi tubuh lebih cepat.

4. Pijat
Mendapatkan pemijatan yang tepat dan dilakukan oleh orang yang memang benar-benar tahu cara memijat akan memberikan banyak manfaat, terutama untuk relaksasi santai dan menghilangkan stres.

Pijat secara signifikan dapat mempengaruhi sistem saraf perifer, meningkatkan rangsangan dan konduksi impuls saraf, melemahkan dan menghentikan rasa sakit dengan mempercepat proses regenerasi (pemulihan) saraf yang cedera, serta mencegah gangguan pembuluh darah dalam hal komunikasi dan suplai.

5. Menggunakan aromaterapi
Minyak aromaterapi seperti minyak peppermint dapat menyegarkan dan meningkatkan energi kembali. Minyak aromaterapi bisa dioleskan pada tubuh dan juga bisa dihirup.