Senin, 15 Agustus 2011

(¯`'•.¸(¯`'•.¸*♥♥♥♥*¸.•'´¯)¸.​•'´¯) ☀(¯`'•.¸(¯`'•.¸*♥♥*¸.•'´¯ )¸.•'´¯)☀ ☆♥(¯`'•.¸(¯`'•.¸**¸.•'´¯) ¸.•'´ ¯)☆♥ (¯`'•.¸♥ Memilih Sahabat ♥¸.•'´¯) (_¸.•'´(_¸.•'´*♥♥♥♥*`'•.¸_)`'•​ .¸_) ☀ (_¸.•'´(_¸.•'´*♥♥*`'•.¸_ )`'•. ¸_)☀ ☆♥(_¸.•'´(_¸.•'´**`'•.¸_) `'•.¸ __)☆♥

(¯`

Bismillaahirrahmaanirrahiim


Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh


Sahabat, saudaraku fillah....


Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman yang artinya :

" Teman- teman karib pada hari itu saling bermusuhan satu sama lain, kecuali mereka yang bertaqwa" ( QS. Az- Zukhruf : 67 ).


Rasulullah juga mengingatkan kita tentang berhati-hati dalam berteman atau bersahabat seperti dalam sabda beliau :


" Sesungguhnya perumpamaan teman yang sholeh dengan teman yang buruk adalah seperti penjual minyak wangi dan pandai besi. Seorang penjual minyak wangi bisa memberimu atau kamu membeli darinya, atau kamu bisa mendapatkan wanginya. Dan seorang pandai besi bisa membuat pakaianmu terbakar, atau kamu mendapat baunya yang tidak sedap ( HR. Bukhari, Muslim dan Ahmad ).


" Seseorang itu tergantung agama temannya. Maka hendaklah salah seorang dari kalian melihat siapa temannya." ( HR. Ahmad dan Tirmidzi ).


Lalu seperti apakah ciri- ciri sahabat yang baik itu?


Ciri- ciri sahabat yang baik :


♥ Dia mendorong kita untuk mencapai kebahagiaan di dunia dan di akhirat ( taat beribadah,dapat dipercaya, jujur, bertanggung jawab dan memiliki kesungguhan dalam kebaikan ).


♥ Dia bisa membantu kita dalam menunaikan tanggung jawab serta melarang kita melakukan perkara buruk dan maksiat.


♥ Jika kita berbakti kepadanya dia akan melindungi kita.


♥ Dia menyambut persahabatan kita dengan baik.


♥ Jika kita membutuhkan pertolongan atau minta bantuan, dia akan membantu kita tentunya sesuai dengan kemampuan.


♥ Jika kita memberikan kebaikan kepadanya, dia menerima dan menghargainya dengan baik.


♥ Jika dia melihat sesuatu yang tidak baik dalam diri kita dia mengingatkan dengan cara yang baik dan tidak menceritakannya pada orang lain( pandai menutup aib kita ).


♥ Jika kita mengalami kesulitan/ musibah, dia akan membantu meringankan dan tidak meninggalkan kita.


♥ Dia bisa menjadi pendengar dan penasehat yang baik untuk kita.


♥ Jika ada selisih pendapat bersedia mengatasinya dengan musyawarah, tidak memojokkan kita dan tidak mengungkit kesalahan di masa lalu.



Karena sahabat kita bisa berbahagia dan karena sahabat pula kita menderita. Oleh karena itu jangan pilih sahabat yang seperti ini :


♥ Sahabat yang fasik, ingkar akan aturan Allah dan yang membawa kita semakin jauh dari Allah. Seseorang yang tidak menambah kebaikan untuk urusan dunia dan akhirat.


♥ Sahabat yang tamak.

Dia hanya mau memberi sedikit tapi meminta yang banyak dan hanya mementingkan diri sendiri.


♥ Jangan bergaul dengan orang yang suka berkata dusta.


♥ Jangan bersahabat dengan orang yang curang karena hanya ingin memanfaatkan kebaikan kita, disisi lain dia berencana mencelakakan kita.


♥ Dia menyetujui apapun yang kita lakukan tidak peduli benar atau salah. Di hadapan kita memuji tapi di belakang kita merendahkan dan menyebarkan aib kita.


♥ Sahabat yang pemboros dan senang hura-hura.

Dia hanya mau menjadi teman kita manakala dalam kesenangan. Dikala kita mengalami kesusahan dia pergi meninggalkan kita. Dia senang mengajak kita berbelanja hal yang tidak bermanfaat dan pergi ke tempat maksiat dan yang melalaikan.



Sahabat, saudaraku fillah... oleh karena itu berhati-hatilah dalam memilih sahabat karena menjadi cermin kepribadian kita. Bersahabatlah karena Allah untuk mencari ridha- Nya. Marilah kita ciptakan komunitas yang bermanfaat dengan memilih teman atau sahabat yang baik.


(¯`v´¯)♥☆
`•.¸.•` ☆`♥ (´'`v´'`) ♥*☀•.¸.•``♥*★*♥
★*♥* ♥•.¸¸☀`•.¸.¸¸.•*♥..♥`•.¸.•★♥

Senin, 08 Agustus 2011

Peta Titik Lemah Jiwa


Setiap manusia memiliki titik lemah yang berbeda-beda. Celah-celah jiwa yang bakal diobservasi oleh setan guna mencari jalan untuk menguasai hatinya. Setelah ditemukan, hasil diagnosa akan dijadikan acuan untuk membuat formulasi penyesatan.

Ada yang tidak mempan dengan minuman keras, tapi lemah menghadapi wanita, tapi ada pula yang sebaliknya. Ada yang kuat menahan godaan wanita, anti minuman keras, tapi lemah dalam menahan marah. Ada pula yang merupakan kombinasi dari dua kelemahan atau bahkan lebih. Sangat bervariasi. Jika diperinci, akan didapatkan list bermeter-meter panjangnya karena setiap manusia memiliki titik kelemahan atau kombinasi dari beberapa kelemahan hati dengan karakternya sendiri-sendiri. Namun begitu, celah paling lebarlah yang biasanya dijadikan fokus untuk menyuntikkan bisikan menyesatkan.

Titik-titik lemah tersebut dapat dikategorikan menjadi empat kategori didasarkan pada jenis-jenis dosa sebagai output yang dihasilkannya. Hal ini sebagaimana dipaparkan oleh Ibnul Qayim al Jauziyah dalam bukunya al Jawabul kafi,bahwa dosa akan terklasifikasi menjadi empat tipe ditinjau dari kategori motif dasarnya. Empat klasifikasi itu adalah; Dosa malikiyah, dosa syaithoniyah, dosa siba’iyah dan dosa bahimiyah.

Dosa malikiyah adalah dosa-dosa yang berawal dari kelemahan jiwa berkaitan dengan hal-hal yang sifatnya ke-maha-an. Kecenderungan hati pada perkara-perkara terkait kekuasaan, kesombongan,keinginan dipuja dan diagungkan, penghormatan yang bersifar hierarki atas-bawah, keinginan untuk mendominasi, atau menentang.
Outputnya adalah syirik. Baik syirik dalam bentuk menjadikan dirinya sebagai sesembahan selain Allah atau menjadikan yang lain sebagai sekutu bagi Allah. Ibnul Qayim memang tidak mencontohkan Firaun, namun Firaun sepertinya memang cocok menjadi salah satu contohnya. Keinginan untuk disembah, diagungkan membuatnya sesat dengan menuhankan diri sendiri. Para nabi palsu sepertinya juga termasuk golongan ini. Juga para pemimpin dan pejabat yang lalim, suka berebut kekuasaan, dan ingin agar dirinya atau hukumnya lebih ditaati daripada hukum Allah adalah spesies yang sama dengan Firaun.

Selanjutnya adalah dosa syaithoniyah. Jenis dosa yang bermula dari karakter buruk jiwa yang mirip dengan setan. Unsur-unsur yang menyusun sama dengan karakter dasar setan seperti; dengki, dusta dan suka menipu, khianat, culas, senang mengajak orang berbuat maksiat dan melakukan pelanggaran dan berbagai hal diluar tatanan juga bid’ah dan penyelewengan dalam agama.
Wujudnya adalah manusia-manusia yang tidak hanya senang melanggar,tapi juga mengajak orang lain untuk turut serta ‘menikmati’ pelanggaran. Barangkali mereka merasa ada yang kurang jika bermaksiat sendiri. Selain itu, jika semakin banyak yang ikut, kadangkala keburukan bisa dianggap hal yang wajar. Mereka pun tak perlu lagi merasa malu melakukannya.
Sebaliknya, terhadap orang-orang yang taat, kedengkian, olokan, celaan, dan hinaan adalah instrumen yang sering mereka jadikan alat pemuas diri. Bagi mereka, orang-orang taat adalah manusia-manusia sok suci yang suka menipu diri (maksudnya nafsu). Sebenarnya suka terhadap maksiat tapi pura-pura ogah dan benci.

Yang ketiga adalah dosa siba’iyah.  Jenis dosa yang muncul dari sifat-sifat binatang buas yang ada di dalam jiwa. Permusuhan, amarah, dendam, kekejaman dan kesewenangan dalam berbagai wujudnya. Para pembunuh, preman dan psikopat adalah contoh penampakan manusianya. Muncul dari kekerasan hati dan watak, kesombongan serta minimnya rasa belas kasihan menjadikan pemiliknya menjadi serigala-serigala buas yang mengerikan.

Dan yang terakhir adalah dosa bahimiyah. Yaitu dosa-dosa yang bersifat kebinatangan. Berkisar antara nafsu perut dan yang dibawah perut. Nafsu perut dilayani dengan pemuasan terhadap mulutnya dengan berbagai macam cara; riba, mencuri, korupsi, jual-beli yang haram atau dengan cara haram dan mengambil harta orang dengan curang. Nafsu di bawah perut adalah teman setia yang akan muncul bersamaan atau setelah nafsu perut terpuaskan.
Dosa-dosa ini muncul dari lemahnya jiwa manusia dari sisi syahwat, kemalasan dan ketidak pedulian pada kehormatan diri, kebodohan, dan minimnya rasa malu. Wujudnya adalah orang-orang malas yang gemar makan, para pezina, pengumbar aurat, koruptor, pemakan riba dan manusia-manusia yang memilih makan yang haram daripada yang halal hanya karena khawatir miskin, sengsara dan turun statusnya di mata orang.

Begitulah. Meskipun masih ada dosa yang tidak disebutkan, tapi jika dirunut, hulunya muncul dari keempat klasifikasi ini. Atau bisa juga merupakan kombinasi dari dua atau bahkan keempatnya. Seorang pemimpin lalim tidak sedikit yang juga terkena skandal dengan wanita, penggelapan uang atau konspirasi pembunuhan rival.
Yang paling jahat memang yang pertama dan tidak semua orang bisa atau berpeluang melakukannya. Sedang yang paling rendah dan jamak adalah yang terakhir. Namun begitu, klasifikasi terakhir juga dapat menjadi penyebab seseorang sampai pada taraf klasisifkasi dosa pertama.

Nah sekarang, keempat klasifikasi ini dapat menjadi peta penunjuk, dimana posisi kita sebenarnya. Kelemahan hati kita dapat kita diagnosis dari keburukan-keburukan yang kita lakukan. Mengetahui kelemahan sangatlah penting bagi yang ingin menjadi kuat. Karena mengetahui kelemahan diri adalah separuh dari kekuatan itu sendiri. Maka, mari berintrospeksi. Wallhua’lam.

karena Allah

♥ Jika kau mencintaiku karena Allah jangan dekati aku ♥

♥ Jika kau mencintaiku karena Allah jangan menggodaku ♥

♥ Jika kau mencintaiku karena Allah jangan merayuku ♥

♥ Jika kau mencintaiku karena Allah jaga izzahmu denganku ♥

♥ Jika kau mencintaiku karena Allah jangan menyentuhku ♥

♥ Jika Mencintaiku karena Allah jagalah hatimu dan hatiku agar tetap Mencintai-Nya ♥

Sabtu, 06 Agustus 2011

If You Love Islam.



jika kamu cintai diri kamu sendiri maka cintailah agamamu. Karena bila kau cintai agamamu maka akan di tumbuhkan cinta dalam hatimu kepada Tuhanmu.
Dan sesungguhnya hanya Tuhanmu yg mampu memberikan pengampunan dan keselamatan atas diri kamu jiwa dan raga kamu dari segala apa yg telah kamu perbuat.

Bila kamu cinta duniamu maka lebih cintalah pada keimananmu, karena hanya keimanan yg akan menjadikan duniamu bermanfaat kelak di akhiratmu.
Dan keimanan adalah kunci keridloan Tuhanmu atas segala amal yg kamu perbuat dlm takdir kehidupanmu, dan ni'mat yg termegah nan terindah di dunia.

Seandai kamu mencintai dirimu dgn agamamu Insya ALLAH akan tercurah segala sifat-sifat ALLAH kepadamu. Dan itulah wujud dari kecintaan ALLAH kepadamu yg telah mencintai agama dari Tuhanmu. Karena sesungguhnya ALLAH lebih mencintai kamu ketika kamu mencintai diri dan agama kamu dari pada mencintai duniamu.

Orang yg cinta pada dirinya dari pada dunianya dan mencintai agamanya maka dia tidak akan membiarkan dirinya mendapat adzab dari Tuhannya dan dia tidak akan membiarkan dirinya mendekati panasnya api neraka.


____$$$$$
____$$$$$
___$$$$$$$
____$$$$$......*~*~*
_____$$$......~°~°~°
____$$$$$....°~°~°~°
__$$$$$$$$$~°~°~°~°
_$$$$$$$$$$$~°~°~°~
$$$$$$$$$$$$~°~°~°~°
$$$$$$$$$$$$~°~°~°~°~°
$$$$$$$$$$$$~°~ °~°~°~°
$$$$$$$$$$$$$~°~°~°~°~°
_$$$$$$$$$~*$$~°~°~°~°~°
__$$$$$$$$~*~*$$~°~°~°~°
__$$$$$$$$*~*~*$$~°~°~°
__$$$$$$$$$~*~*~*~°~°
__$$$$$$$$$~*~*~*~*~*
__$$$$$$$$$~*~*~*~*~*
__$$$$$$$$$~*~*~*~*~*
__$$$$$$$$$*~*~*~*~*~*
__$$$$$$$$ ~*~*~*~*~*~*
__$$$$$$~*~*~*~*~*~ *~*~*
_$$$$~*~*~~*~*~*~*~*~*~*
__$$$~*~*~*~ *~*~*~*~*~*~*~*~
__$$~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*
__$$~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~
____~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~~*~*~*
____~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~~*~*~*
_________~*~*~*~*~*~*~*~*~~*~**
____________~*~*~*~*~*~*~* ~*~
*________________*~*~*~**••»

Selasa, 26 Juli 2011

MALAM PERTAMA SANG PENGANTIN.. (Sebuah Renungan) ❤`♥ (´'`v´'`) ♥♥♥♥ ♥♥♥♥♥♥(´'`v´'`)`•.¸.•`❤`♥ ❤`♥ ♥ •.¸¸❤`•.¸.¸¸.•* ♥♥..♥`•.¸.•


Satu hal sebagai bahan renungan Kita…

Tuk merenungkan indahnya malam pertama
Tapi bukan malam penuh kenikmatan duniawi semata
Bukan malam pertama masuk ke peraduan Adam Dan Hawa
Justru malam pertama perkawinan kita dengan Sang Maut

Sebuah malam yang meninggalkan isak tangis sanak saudara
Hari itu…mempelai sangat dimanjakan
Mandipun…harus dimandikan
Seluruh badan Kita terbuka….
Tak Ada sehelai benangpun menutupinya. .
Tak Ada sedikitpun rasa malu…

Seluruh badan digosok Dan dibersihkan
Kotoran dari lubang hidung dan anus dikeluarkan
Bahkan lubang - lubang itupun ditutupi kapas putih…
Itulah sosok Kita….
Itulah jasad Kita waktu itu

Setelah dimandikan.. .,
Kitapun kan dipakaikan gaun cantik berwarna putih
Kain itu ….jarang

orang memakainya..
Karena bermerk sangat terkenal bernama Kafan

Wewangian ditaburkan ke baju Kita…
Bagian kepala..,badan. .., Dan kaki diikatkan
Tataplah…. tataplah. ..itulah wajah Kita

Keranda pelaminan… langsung disiapkan
Pengantin bersanding sendirian…
Mempelai di arak keliling kampung bertandukan tetangga

Menuju istana keabadian sebagai simbol asal usul
Kita diiringi langkah gontai seluruh keluarga
Serta rasa haru para handai taulan
Gamelan syahdu bersyairkan adzan dan kalimah Dzikir

Akad nikahnya bacaan talkin…
Berwalikan liang lahat..
Saksi - saksinya nisan-nisan. .yang tlah tiba duluan
Siraman air mawar..pengantar akhir kerinduan
Dan akhirnya…. . Tiba masa pengantin..
Menunggu Dan ditinggal sendirian…
Tuk mempertanggungjawab kan seluruh langkah kehidupan

Malam pertama bersama KEKASIH..
Ditemani rayap - rayap Dan cacing tanah
Di kamar bertilamkan tanah..
Dan ketika 7 langkah tlah pergi….
Kitapun kan ditanyai oleh sang Malaikat…

Kita tak tahu apakah akan memperoleh Nikmat Kubur…
Ataukah Kita kan memperoleh Siksa Kubur…..
Kita tak tahu…Dan tak seorangpun yang tahu….

Tapi anehnya Kita tak pernah galau ketakutan… ..
Padahal nikmat atau siksa yang kan kita terima
Kita sungkan sekali meneteskan air mata…
Seolah barang berharga yang sangat mahal…

Dan Dia Kekasih itu.. Menetapkanmu ke syurga..
Atau melemparkan dirimu ke neraka..

Tentunya Kita berharap menjadi ahli syurga…

Tapi….tapi …..sudah pantaskah sikap kita selama ini…
Untuk disebut sebagai ahli syurga
Duhai Jiwa yg gelisah...
Duhai Jiwa yg tersiksa...
Duhai Jiwa yg merasa jauh dr kasih sayang Allah...

Bergembiralah...
Tidak ada kesedihan yg abadi,
Sebagaimana kebahagiaan yg silih berganti,

Malam berganti siang,
Siang pun akan berganti malam,

Bersabarlah...
Sebentar lg tunas2 kebahagian pasti bermekaran,
Seiring terbitnya mentari pagi membawa sekuntum senyuman.

Tersenyumlah...
Allah telah menghiburmu.

[ وَالصُّبْحِ إِذَا أَسْفَرَ ] ✿ [i وَاللَّيْلِ إِذْ أَدْبَرَ ]

[ dan malam ketika telah berlalu ] ✿ [ dan subuh apabila mulai terang ]

~* Nasihatu Lil Akhwat 1 *~

Assalamu Alaikum Barokallahu fikum ~* Wanita dan Bunga Putri Malu *~ Pada suatu hari, Rasulullah Saw, berjalan-jalan bersama putri baginda, Sayyidatul Fatimah r. a. Setibanya mereka berdua di bawah sebatang pohon tamar, Fatimah terinjak pohon putri malu, kakinya berdarah lalu mengadu kesakitan. Fatimah mengatakan kepada ayahnya apalah gunanya pohon putri malu itu berada di situ dengan nada yang sedikit marah. Rasulullah dengan tenang berkata kepada puteri kesayangannya itu bahawasanya pohon purti malu itu sangat berkaitan erat dengan wanita. Fatimah terkejut. Rasulullah menyambung kata-katanya lagi. Para wanita hendaklah mengambil pengajaran daripada pohon putri malu ini dari 4 aspek. Pertama, pohon putri malu akan kuncup apabila disentuh. Ini boleh diibaratkan bahawa wanita perlu mempunyai perasaan malu (pada tempatnya). Kedua,puti malu mempunyai duri yang tajam untuk mempertahankan dirinya. Oleh itu, wanita perlu tahu mempertahankan diri dan maruah sebagai seorang wanita muslim. Ketiga,putri malu juga mempunyai akar tunjang yang sangat kuat dan mencengkam bumi. Ini bermakna wanita solehah hendaklah mempunyai keterikatan yang sangat kuat dengan Allah Rabbul Alamin. Dan akhir sekali,putri malu akan kuncup dengan sendirinya apabila senja menjelang. Oleh itu, para wanita sekalian, kembalilah ke rumahmu apabila waktu semakin senja. Wahai akhwat fillah Ambillah contoh darinya bunga putri malu yang sering terabaikan Padahal tersimpan banyak pelajaran dalamnya Semoga Allah merahmati kalian dan keluarga kalian. Wassalam Salamun bil qalbi.

Sabtu, 23 Juli 2011

 Catatan Perpisahan



Sahabat..,
hujan yang turun
mengguyur kota kita
senja tadi
tak mampu menyirami hatiku
yang kering karena duka
sepertinya ada kemarau panjang di hatiku
mungkin sepanjang jarak dan waktu
yang mengiringi perpisahan ini
ketika jemari tak sanggup lagi menggenggam
ketika peluk hanya melingkar di ruang kosong
hanya lengang kehilangan
dan kesendirian yang bisu
Sahabatku..,
Bandung  meninggalkan berjuta kenangan
Indahnya warna-warni
kini bungkam dalam catatanku


Olehnya itu ........
Ku harus......

untuk hidup.. segalanya harus di lakukan…
untuk hidup.. kufikirkan apa yang terbaik…
untuk hidup.. aku mencoba untuk selalu sabar…
untuk hidup.. kuingin ada org yg selalu bsa jdi segalanya untukku…
untuk hidup.. kucari kebahagiaan yg sulit untuk di dapat…
untuk hidup.. aku mencoba merubah apa yang ada…
untuk hidup.. aku tersenyum…
untuk hidup.. aku mengalah…
untuk hidup.. aku menutup diri…
untuk hidup.. aku menangis…
untuk hidup aku tertawa…
untuk hidup aku berjalan dan berlari…
karena hidup ini membuatku berfikir apa yang akan terjadi bila aku hanya berdiam diri…

Do’a

Robbi…
Aku menemuimu malam ini
tuk sekedar berbincang
dan melepaskan lelahku
setelah langkah ku jauh
dan tak kudapati maknanya

Ya Robb,,
Aku menemuiMu malam ini
memintaMu tuk memberi jawaban
atas rindu yang kupendam
dan air mata yang selalu menetes

Aku ingin Kau tau
telah berkali kakiku tersandung
sakit memang dan sangat
tapi aku tak hiraukan
karena aku ingin sakitku
Kau tebus dengan kasihMu

Ya Robb,,
Bisakah aku memintaMu
tuk kesekiankalinya
walau aku sedikit ragu
mugkinkah Kau mengabulkannya

Aku ingin dalam sisa waktuku
aku diberi kebersamaan dengan
orang yang kukasihi
aku diberi tawa yang indah
untuk kuhiasi dalam rangkaian
kebersamaan ku itu
dan aku diberi cukup rizki
tuk memberikan sekedar bingkisan
agar selalu dikenang…
dan aku diberi ketulusan
tuk ikhlas atas segala anugrahMu..
dan aku ingin diberi air mata
tuk dapat selalu ingat atas dosa-dosa ku

Ya Robb,,
Ampuni aku jika pintaku teramat banyak
Ampuni aku terlalu banyak menuntut
Ampuni aku,,,
dan sujud ku hanya padaMu
Jangan tinggalkan aku…

Ibunda Tercinta.

Bunda termulia….
Jiwaku rela berkorban tuk bahagiamu.
Kau tanggung derita demi derita saat mengandungku.
Dua tahun lamanya kau tumbuhkan dagingku dengan air susu kesucian.
Kau kokohkan tulangku dengan air susu ketabahan.
Kau alirkan darahku dengan air susu kegigihan.
Kau hidupkan harapanku dengan keteguhan imanmu.
Kau bangun masa depanku dengan untai doamu.
Tuhan mengasihi setiap tetes airmatamu.
Tuhan memberkati tiap keringat dari tubuhmu.
Tuhan merahmati setiap jejak tapak kakimu.
Tuhan mencatat kebaikan dalam tiap hembus nafasmu.
Ibunda…..
Tak pernah kau pedulikan nasib dirimu.
Kau jadikan tubuhmu benteng yang melindungi anakmu.
Ibunda…
Tlah kau berikan hidupmu padaku.
Kini, mudah bagiku mempersembahkan nyawa untukmu.
Andai seluruh dunia berada dalam genggamanku…
Kan kutumpahkan segala isinya di bawah tapak kakimu.
Ingin kutumpahkan air mataku…
Dan bersimpuh di hadapanmu…
Kurangkai kata maaf atas kekuranganku.
Meski kuhidup berjuta tahun…
Kulalui siang dan malam tuk berbakti padamu.
Semua itu takkan mampu membayar setetes susu yang kau berikan padaku…

DOSA TANPA NIKMAT… Assalamu'alaikum Warohmatulloohi Wabarokaatuh,,,,,, ~*~..¸.•´¸.•* .:|:. .:|:. بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ:. .:|:. .:|:. ♫•*¨*•.¸¸¸¸.•*¨*•♫♥♥♥♥♥♥♫•*¨*•​.¸¸¸¸.•*¨*•♫♥♥♥♥♥♥♫

Dosa itu bagaikan madu yang beracun.

Menyenangkan hati bila melakukannya namun setelah itu menerima siksaan yang pedih dari Allah SWT.

APA semua dosa yang dikerjakan dirasakan nikmat,

manis seperti madu kah apabila dikerjakan.

Ada dosa dirasakan nikmat bagi orang yang melakukannya.

Tidak disadari setiap langkah yang diayun,

setiap gerak tangan yang dilenggang,

setiap kata yang diucapkan dan setiap yang dilihat mengandungi dosa-dosa tanpa nikmat.

DOSA TANPA NIKMAT artinya dosa-dosa yang dilakukan tak dirasakan nikmatnya di dunia ini

, ia hanya menyakiti, menyusahkan dan merugikan diri sendiri sreta orang lain, tanpa dirasai kepuasan dari sudut dosa.

Dosa tanpa nikmat ini bagaikan hujan gerimis, lama kelamaan bumi menjadi basah dan banjir. Begitu pula dengan dosa, meskipun dosa kecil apabila sering dilakukan akan menjadi dosa besar. Apatah lagi dosa besar, jika sering dilakukan akan tenggelamlah segala kebaikan dalam kehidupan insan.

Renungkanlah dalam diri kita sendiri.

“SESUNGGUHNYA HIKMAH ALLAH MENCIPTAKAN SATU MULUT DAN DUA TELINGA ITU AGAR HAMBANYA LEBIH BANYAK MENDENGAR DARIPADA BERBICARA”.

Oleh itu, hindarilah dosa-dosa kecil agar kita tidak terjerumus ke dalam jurang dosa-dosa besar.

Firman Allah SWT dalam Surah Al-Kahfi ayat 103-104 yang bermaksud:

“Katakanlah, apakah akan Kami beritahu kepadamu tentang orang-orang yang paling rugi perbuatannya? Iaitu orang-orang yang telah disia-siakan perbuatannya dalam kehidupannya di dunia ini, sedangkan mereka menyangka mereka berbuat sebaik-baiknya”

Semoga kita dapat memahami hakikat dosa yang sebenarnya, InsyaAllah..

Jumat, 22 Juli 2011

::: TIGA FAKTOR PEMBENTUK KEPRIBADIAN :::

Imam, Ali r.a pernah berkata : 1. Jadilah manusia yang paling baik disisi Allah 2. Jadilah manusia yang paling buruk dalam pandangan dirimu 3. Jadilah manusia biasa dalam pandangan Orang lain Syeh Abdul Qadir Jaelani berkata : “ Bila engkau bertemu dengan seseorang , hendaknya engkau memandang dia itu lebih utama daripada dirimu dan katakan dalam hatimu : “Boleh jadi dia lebih baik disisi Allah daripada diriku ini dan lebih tinggi derajatnya. Jika orang yang lebih kecil dan lebih muda umurnya daripada dirimu , maka katakanlah dalam hatimu : “ Boleh jadi orang kecil ini tidak banyak berbuat dosa kepada Allah, sedangkan aku adalah orang yang telah banyak berbuat dosa , maka tidak diragukan lagi kalau derajat dirinya jauh lebih baik daripada aku.” Bila dia orang yang lebih tua , hendaknya engkau mengatakan dalam hati :”Orang ini telah lebih dahulu beribadah kepada Allah daripada diriku”. Jika dia orang ‘Alim , maka katakan dalam hatimu :” Orang ini telah diberi oleh Allah sesuatu yang tidak bisa aku raih, telah mendapatkan apa yang tidak bisa aku dapatkan, telah mengetahui apa yang tidak aku ketahui, dan telah mengamalkan ilmunya”. Bila dia Orang Bodoh, maka katakan dalam hatimu : Orang ini durhaka kepada Allah karena kebodohannya, sedangkan aku durhaka kepada –NYA , padahal aku mengetahuinya. Aku tidak tahu dengan apa umurku akan Allah akhiri atau dengan apa umur orang bodoh itu akan Allah akhiri (apakah dengan husnul khaitimah atau Su’ul khatimah). Bila dia orang kafir , maka katakan dalam hatimu : “Aku tidak tahu bisa jadi dia akan masuk islam, lalu menyudahi seluruh amalannya dengan amal shalih, dan bisa jadi aku terjerumus menjadi kafir, lalu menyudahi seluruh amalanku dengan amal yang buruk”. ( Nauzubillahi min zalik) Dalam pandangan islam semua manusia itu sama, tidak dibeda-bedakan karena status sosial, harta, tahta, keturunan, atau latar belakang pendidikannya. Manusia yang paling mulia derajatnya disisi Allah adalah yang paling tinggi kadar ketakwaannya diantara mereka. Oleh karena itu sebagaian ulama berdoa dengan doa berikut : “ YA ALLAH JADIKANLAH AKU ORANG YANG PANDAI BERSABAR DAN BERSYUKUR. JADIKANLAH AKU SEORANG YANG HINA MENURUT PANDANGAN DIRIKU SENDIRI DAN JADIKANLAH AKU ORANG YANG BESAR MENURUT PANDANGAN ORANG LAIN” *** Ahli Bijak ketika ditanya : “ BAGAIMANA KEADAANMU? “ , Mereka menjawab : 1.Aku bersama Allah, yakni selalu melaksanakan perintah-Nya 2. Aku bersama nafsu, yakni selalu memeranginya. 3.Aku bersama dunia, yakni selalu mengambilnya sebatas yang kuperlukan.” (¯`v´¯) `•.¸.•´`•.¸.¸¸.•* Imam Nawawi Al-Bantani “ Nashaihul Ibad “¨¨*•.¸¸❤`•.¸.¸¸.•*

Rabu, 20 Juli 2011

UNGKAP PENYAKIT ANDA DENGAN METODE MENGAMATI GARIS WAJAH ANDA



Orang-orang China memiliki kelebihan dalam membaca garis wajah dan apa yang tergurat pada dua sisinya untuk mengetahui kondisi kesehatan, serta menentukan langkah-langkah antisipasi sebelum terjadi sakit. Para tabib Cina sanyat meyakini bahwa wajah adalah cermin bagi tubuh. Dia laksana selembar kertas yang tertulis di atasnya rumus-rumus, jika diketahui orang yang dapat membacanya akan tampaklah kondisi kesehatan pemiliknya. Dunia belum mengenal metode pengobatan tersebut kecuali akhir-akhir ini setelah para peneliti mulai berusaha memperhatikan setiap hal yang langka. Tetapi pengobatan China yang dipercaya sejak semula lebih baik daripada seribu jenis obat tidak lahir kemarin sore, melainkan merujuk pada abad keenam Sebelum Masehi. Ia merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari bagian kehidupan yang sempurna.

Para tabib China berpendapat bahwa setiap yang tersirat di wajah berhubungan dengan anggota dalam melalui sirkuit saraf kekuatan. Karena itu ketika kekuatan ini mulai melemah akan berpengaruh pada anggota tubuh dengan rasa capek dan lesu, sehingga terlihat tanda-tanda di pori-pori wajah seperti belang kemerah-merahan atau bercak di bawah dua mata ataupun munculnya garis-garis keras, atau bibir yang kering dan pecah, dan semua itu menunjukkan pada tersumbatnya salah satu sirkuit saraf perasa.

Jika sebagian dokter di Barat menentang metode pengobatan ini, sejatinya mereka telah menggunakannya tanpa sepengetahuan mereka! Bukankah seorang dokter menggunakan (tanda) di dalam kelopak mata sisi bawah untuk mengecek kondisi darah? Bukankah sudah populer bahwa bercak yang menyebar di sekitar mata menunjukkan rendahnya cairan tubuh?

Dokter John Candevour, penulis buku “10 Hari Perenungan” mengatakan: “jika anda membahas berbagai gaya dalam mengobati problem-problem kulit, anda terkadang perlu banyak melihat di balik wajah”.  

Karena itu, perhatikanlah sebagian tanda yang dapat menunjukkan  kondisi kesehatan anda:



1-       Tanda-tanda:

Kulit wajah berminyak, muncul garis-garis keras dan berkerut, kemerah-merahan di antara dua alis, kemerah-merahan  dan bengkak di kelopak mata.

Indikasi: Penyakit dalam hati (liver)

Cara penyembuhan:

Usahakan kondisi hati terbebas dari lemak dan minyak. Mudahkan usahanya dengan cara mengurangi konsumsi anda akan minyak hewani dan susu serta keju, biji-bijian, gula dan minuman bersoda. Tingkatkan konsumsi anda pada sayur hijau karena ia adalah sumber penting bagi unsur Betakarotin yang dibutuhkan hati. Masaklah makanan dengan sempurna dan makanlah dua jam sebelum beranjak tidur. Orang-orang China beranggapan bahwa hati dapat dibebaskan dari lemak antara malam yang ke sebelas dan fajar yang ketiga. Karena itu, sebaiknya tidak membebaninya pada waktu-waktu akhir, usahakan agar anda bersabar karena tabib China berpendapat bahwa hati adalah tempaty persembunyian nyawa.



2-       Tanda-tanda

Belang-belang di bawah kelopak mata

Indikasi: Ginjal bermasalah

Upaya Penyembuhan:

Buah pinggang berperan sebagai filter yang membersihkan darah dari kotoran dan mengembalikan kadar sel dalam tubuh. Adapun garam, kafein dapat merusak fungsi ini. Karena itu harus ditekan seminimal mungkin. Demikian juga wajib mengurangi makanan yang dingin dan es serta makanan-makanan yang dibakar, seperti roti panggang karena bisa menambah buruk kondisi. Konsumsilah makanan ringan dan agak hangat dan utamakan biji-bijian dan hijau-hijauan liar, maksudnya yang tumbuh dari dalam tanah. Tambahlah waktu tidur anda dan biarkan mata anda terpejam, karena ia merupakan pusat titik tekanan yang berhubungan dengan dua ginjal yang sedang terganggu fungsinya.



3-       Tanda-tanda:

Bibir kering dan pecah-pecah serta warnanya kebiru-biruan

Indikasi: Penyakit dalam lambung

Penyembuhan:

Kurangi mengkonsumsi makanan mentah dan biji-bijian karena dapat membebani fungsi pencernaan dan terkadang menyebabkan munculnya semacam asam. Dan karenanya jauhi makan yang diproses dengan kasar serta makanan yang ditumbuk, karena ia memerlukan proses pencernaan yang berat. Gantilah dengan nasi kuning dana hijau-hijauan. Jangan lupa kunyahlah makanan anda dengan baik (20 kali setiap satu suap) dan jangan memaksakan aktivitas anda, tapi anda diperbolehkan melakukan aktivitas lain seperti membaca, berbicara atau menonton televisi.

 

4-       Tanda-tanda

Bercak kebiru-biruan atau kehijau-hijauan di mata dekat dengan hidung

Indikasi: Gangguan pada pankreas

Penyembuhan:

Pankreas memiliki fungsi memisahkan insulin yang berperan menjaga kenormalan kadar gula dalam darah. Kurangi mengkonsumsi makanan berlemak dan yang dimasak serta dipanaskan berlebihan, karena ia dapat menghilangkan kestabilan gula. Gantilah dengan makanan hijau dan sari pati yang tidak cepat terbaka serta buah-buahan matang dan biji-bijian. Jangan sampai lupa sarapan dan usahakan memasukkan bij-bijian dengan sempurna serta mentega dengan sempurna pula. Terkadang melakukan tugas kecil dan terpisah-pisah lebih baik dari pada satu atau dua tugas yang besar karena dapat mencegah kestabilan kadar gula.



5-       Tanda-tanda:

Warna kedua telinga lebih merah daripada wajah, kedua mata kabur dan dilingkari bercak kehitaman.

Indikasi: Pembengkakan Hormon Adrenalin

Penyembuhan:

Hormon Adrenalin berperang penting bagi sekian banyak jenis hormon. Kondisi kelelahan jiwa dan fisik dapat menyebabkan pembengkakan Andrenalin dalam bentuk yang kuat dan mempercepat kerusakan hati serta meningkatkan peredaran darah. Jalanilah hidup dengan santai. Pecahkan apa yang menyebabkan stress dan ambillah jalan pintas untuk menyelesaikannya. Yoga sangat membantu. Hindari mengkonsumsi minum kopi dan minuman bersoda yang banyak mengandung kafein karena dapat menambah pembengkakan Adrenalin.

 

6-       Munculnya otot-otot kecil yang menonjol serta pipi kemerahan

Indikasi: Kerusakan saluran pernafasan

Penyembuhan:

Hentikanlah mengkonsumsi produk susu dan keju yang dapat menambah sakit dada. Konsumsilah nasi dan hijau-hijauan yang berdaun, suguhkan jahe hangat-hangat karena dapat meringankan penumpukan dahak. Hiruplah udara bersih sebisa mungkin dan tatalah tempat kerja anda senyaman mungkin serta tambahlah tumbuhan hijau di sekitar anda karena dapat meningkatkan kadar oksigen di udara. Usahakan untuk menyanyi sekali saja setiap hari untuk membuat rileks anda dan menghilangkan ketegangan anda.

Wahdah Islamiyah - Bahaya Perbuatan Dholim

Wahdah Islamiyah - Bahaya Perbuatan Dholim

❤ Seuntai mawar kata untukmu Muslimah'ku'.❤

(¯`v´¯)♥ `·.¸.·``(´'`v´'`) ♥ ...♥♥...♥`•.¸.•´❤ Seuntai mawar kata untukmu Muslimah'ku'.❤ ¸.•´¸.•* ♥`·.¸.¸¸. ♥♥♥♥♥♥•.¸.•´♥¸.•* ♥♥♥♥♥♥♥ `·.¸.¸¸. ♥ — ✿`*•.¸¸.•* (¸.•'´ (¸.•'´*¤* `'•.¸) `'•.¸) `*•.¸¸.•*✿.

Aku persembahkan untaian mawar kata yang tak akan engkau lupa selamanya. Ingat-ingat selalu…dan pahamilah sebaik-baiknya! • Berjilbab sebelum menghadapi hisab. • Wanita tak berjilbab bagai rumah tak berpagar. • Kerudung lambang ketakwaan dan Islam … kerudung bukti rasa malu dan kesusilaan…. kerudung menjaga kewibawaan dan kehormatan… kerudung mahkota terindah untuk kecantikanmu dan bukti terbesar atas kesopanan serta kesempurnaan dirimu. • Hai wanita mukmin yang mulia, lindungilah tubuhmu dari sorot tajam mata-mata keranjang… bentengi dengan perisai kesusilaan untuk melumpuhkan panah-panah tajam. • Bukankah satu hal konyol sekaligus memperhatiakan bila kita melihat wanita tua menambal garis-garis keriput di wajahnya dengan kosmetik dan mengenakan pakaian laki-laki seperti celana panjang dan t-shirt?? • Betapa ruginya wanita yang tak berjilbab… ia sesat dan lalai… ia jual surga dengan harga murah untuk membeli neraka jahim dengan harga mahal. Apakah diantara wujud iman kepada Allah itu mendahulukan maksiat kepada-Nya ketimbang manaati-Nya? Duh betapa ruginya para wanita, kala mereka rela melepaskan sesuatu yang lebih baik dan mengambil yang tidak bergarga. Yakni ketika mereka memilih bertabarruj menggantikan busana jilbab. Sepadankah budaya buka-bukaan, ugal-ugalan ketelanjangan bila dibandingkan dengan budaya malu, kesusilaan dan kewibawaan ? Modal menikmati masa muda bagaimana yang engkau inginkan, sementara saat keluar ke jalan tanpa berhijab hakikatanya engkau melakukan dosa setiap orang memandangmu? Hitung setiap hari, berapa jumlah dosa yang engkau pikul akibat tabarrujmu saat beribu-ribu pasangmata laki-laki menatapmu. Berpikirlah wahai wanita, betapa sering engkau melakukan dosa besar ini dan mempertontonkan aurat! Betapa banyak kehormatan yang telah engkau rampas! Banyak sudah fitnah yang enkau bangkitkan! Berapa banyak mata tajam yang telah menelan dangingmu dan menikmati kecantikanmu? Dan berapa banyak jiwa kotor yang ingin menjalin hubungan denganmu? Totallah jumlah dosa-dosa ini setiap kali engkau keluar dan pergi sepanjang hayatmu, niscaya engkau mendapatinya sebagai dosa yang sangat berat, membuatmu tertatih-tatih memikulnya. Dan engkau tak kan sanggup membawanya di hari kiamat. Beginikah cara menikmati masa muda wahai wanita malang, tanpa batas dan aturan-aturan syariat?! Sesungguhnya jika ia mau merenungkan barang sebentar hal tersebut, pasti wajahnya merah merona karena malu dan ia akan menutup kecantikan dan perhiasannya dari mata-mata buas yang tak tau malu. Tidak berarti ketika memakai jilbab engkau hidup introvert, menjauh dari pergaulan masyarakat. Sama sekali tidak. Bahkan sebaliknya, Islam menghendakimu menjadi pribadi yang supel, mudah akrab dan ramah dengan orang lain: enerjik dengan tetap menjaga rasa malu: rendah hati tapi tidak rendah diri; memiliki harga diri tanpa di bumbui kesombongan. Pemalu, tidak suka menyakiti, jujur, tidak banyak bicara, banyak berbuat, hati-hati, berbakti lagi suka menyambung silaturahmi, tahu terimakasih lagi penyebar, Siapa melihatmu , siapa berkawan denganmu ia mencintaimu. Dan, seorang wanita yang murah senyum serta berpandangan luas. Renungkanlah sendiri betapa berat beban dosa-dosa ini. Dan untuk selanjutnya, ingat kembali misimu dalam kehidupan ini, untuk apa engkau diciptakan? Engkau akan menemukan jawaban yang benar-benar kontras dengan realita yang engkau jalani. Maka segeralah melakukan taubat tulus kepada Allah sebelum perjalanan ke negeri akhirat keburu lepas.

Senin, 18 Juli 2011

☆¨¯`♥♫☆¨¯`♥♫KETIKA AKHWAT JATUH CINTA☆¨¯`♥♫☆¨¯`♥♫☆¨¯`♥♫



Akhwat Jatuh Cinta??

Tak ada yang aneh, mereka juga adalah manusia...

Bukankah cinta adalah fitrah manusia???

Tak pantaskah akhwat jatuh cinta???

Mereka juga punya hati dan rasa...


Tapi tahukah kalian betapa berbedanya mereka saat cinta seorang lelaki menyapa hatinya???
Tak ada senyum bahagia, tak ada rona malu di wajah, tak ada buncah suka di dada...

Namun sebaliknya...

Ketika Akhwat Jatuh Cinta...

Yang mereka rasakan adalah penyesalan yang amat sangat, atas sebuah hijab yang tersingkap...
Ketika lelaki yang tak halal baginya, bergelayut dalam alam fikirannya, yang mereka rasakan adalah ketakutan yang begitu besar akan cinta yang tak suci lagi...

Ketika rasa rindu mulai merekah di hatinya, yang mereka rasakan adalah kesedihan yang tak terperih akan sbuah asa yang tak semestinya…

Tak ada senyum bahagia, tak ada rona malu…
Yang ada adalah malam-malam yang dipenuhi air mata penyesalan atas cinta-Nya yang ternodai…
Yang ada adalah kegelisahan, karena rasa yang salah arah…
Yang ada adalah penderitaan akan hati yang mulai sakit…

Ketika Akhwat Jatuh Cinta…

Bukan harapan untuk bertemu yang mereka nantikan, tapi yang ada adalah rasa ingin menghindar dan menjauh dari orang tersebut…

Tak ada kata-kata cinta dan rayuan…

Yang ada adalah kekhawatiran yang amat sangat, akan hati yang mulai merindukan lelaki yang belum halal atau bahkan tak akan pernah halal baginya…

Ketika mereka jatuh cinta, maka perhatikanlah, kegelisahan di hatinya yang tak mampu lagi memberikan ketenangan di wajahnya yang dulu teduh…

Mereka akan terus berusaha mematikan rasa itu bagaimanapun caranya…
Bahkan kendati dia harus menghilang, maka itu pun akan mereka lakukan...

Alangka kasihannya jika akhwat jatuh cinta…
Karena yang ada adalah penderitaan…

Tapi ukhti…
Bersabarlah…
Jadikan ini ujian dari Rabbmu…

Matikan rasa itu secepatnya…
Pasang tembok pembatas antara kau dan dia…
Pasang duri dalam hatimu, agar rasa itu tak tumbuh bersemai…
Cuci dengan air mata penyesalan akan hijab yang sempat tersingkap...

Putar balik kemudi hatimu, agar rasa itu tetap terarah hanya padaNya…
Pupuskan rasa rindu padanya dan kembalikan dalam hatimu rasa rindu akan cinta Rabbmu…

Ukhti… Jangan khawatir kau akan kehilangan cintanya…

Karena bila memang kalian ditakdirkan bersama, maka tak akan ada yang dapat mencegah kalian bersatu…

Tapi ketahuilah, bagaimana pun usaha kalian untuk bersatu, jika Allah tak menghendakinya, maka tak akan pernah kalian bersatu…

Ukhti… Bersabarlah… Biarkan Allah yang mengaturnya...
Maka yakinlah... Semuanya akan baik-baik saja…

Semua Akan Indah Pada Waktunya…

Tpi lebih indah jika diganti dengan BANGUN CINTA
Bismillah...
~Air mataKU~

~KU bersedih karnaMU,ukhti dimanakah engkau????
Mengapa seharian tak ada kabar dariMU...
Setiap kali Hp-KU berdering aku berharap itu adalah kamu,namun ternyata bukanlah....

~Ukhti kau tau???aku begitu menyayangimu...ukhti aku jauh2 melangkahkan kaki karna menghadiri ta'lim syar'i yg sama dngan judul yg pernah kau sampaikan kepadaku pada saat kau disana menghadiri ta'lim pula 


~Ukhti kau ingat???waktu kau mengatakan padaKU "disana banyak Akhwat-akhwat,dan dipagi hari tadipun demikian KUrasakan...
Di tengah-tengah kecerianKU dngan teman2 akhwat,tiba-tiba KUteringat padaMU,ada yg kurang hari ini.... Entahlah,,,KUtanyakan kabarMU namun tak ada balasan dariMU...
Tak biasanya engkau begini Ukhti,sesibuk apaPUN diriMU,engkau tetap memberikan kabar ataupun sapaan UntukKU....

~Ada apa denganMU ukhti sayang???
~Jangan kau membuat air mata ini jatuh begitu sajaa...

*** entah apa yang membuatMU begitu menyayangimu...
Padahal mengenal secara langsung saja belum,tapi KUtahu ini rahasia Allah,pemilik hati ini Allah...ini kehendak Allah,membuat menyayangiM

Minggu, 17 Juli 2011

Pertemuan dan perpisahan…

Pertemuan dan perpisahan… 2hal yang saling berpasangan seperti juga semua benda didunia ini yang mengikuti hukum dasar fisika, keseimbangan. Ada gelap ada terang, ada air ada api, ada keras ada pula lembut, ada proton ada netron, ada quark ada pula anti quark, dan fakta terbaru yang di temukan oleh manusia, ada materi dan ada pula anti materi.
Dimulai dari sebuah pertemuan dari dua manusia atau lebih, dilanjutkan dengan adanya interaksi antara mereka, yang dapat memunculkan saling keterkaitan, saling membutuhkan untuk dapat saling berbagi atau pun sebaliknya justru terjadi saling tolak-menolak yang memunculkan pertikaian dan ketidak sesuaian – chaos – semuanya terjadi tanpa pernah bertentangan dengan hukum dasar di alam semesta ini. Sampai akhirnya nanti semuanya sampai pada titik perpisahan, tidak hanya manusia didunia ini, alam semesta pun setiap saat akan saling menjauh sampai nanti terjadi hari kiamat, yang akan memisahkan semua materi dialam semesta ini.
Akan tetapi terkadang perpisahan itu terasa menyakitkan, sesadar apapun kita bahwa semua itu pasti akan terjadi cepat ataupun lambat. Kalau tidak sekarang pun, suatu saat salah satu dari kita pasti akan meninggal, dan meninggalkan semua keluarga dan orang-orang disekitarnya dalam kehilangan. Walaupun menurut konfucius rasa sedih pada orang yang ditinggalkan, baik itu ditinggal mati ataupun ditinggal dalam perpisahaan didunia ini hanyalah sebuah perasaan semu karena itu semua hanya perwujudan dari sikap egois kita semata.
Menurutku sih, semua itu tidak ada salahnya :P
Dalam pergaulan antar manusia di dunia ini, ada beberapa hal yang lucu berkaitan dengan pertemuan dan perpisahan. Salah satunya adalah terkadang kita baru menyadari betapa pentingnya seseorang itu ketika kita telah berpisah dengan orang tersebut. Perpisahan menyadarkan kita tentang arti dari sebuah keluarga, persahabatan, bahkan mungkin cinta antara dua sosok manusia.
Sulit untuk menggambarkan hal ini, akan tetapi ada satu hal yang pasti, bahwa kita harus menjaga dan mensyukuri setiap kebersamaan diantara kita. Dan biarpun mungkin nanti kita terpisah dengan keluarga ataupun teman bahkan mungkin dengan kekasih tercinta, janganlah semua kebersamaan itu hilang begitu saja seperti angin sepoi-sepoi di sore hari yang akan menghilang bila senja datang menghampiri.
Dalam islam sendiri disebutkan bahwa ukhuwah haruslah selalu dijaga, terutama ukhuwah islamiyah.

Sabtu, 16 Juli 2011

*• ♥.*•.¸¸ﷲ¸ ❀ *•.¸¸ﷲ¸'• ¸❀♥ ❀♥ ♥ ♥❀KRITERIA MUSLIMAH SEJATI❀♥ ♥ *• ♥.* *•.❀ '❀ ¸¸ﷲ¸'¸¸❀♥ ❀❀♥


بِسْـــــــمِ أللَّهِ ألرَّحْمَنِ ألرَّحِيْ

*• ♥.*•.¸¸ﷲ¸ ❀ '❀ '•.¸¸❀♥ ❀ ¸¸ﷲ¸ ❀♥


Wanita adalah pelengkap kepada kaum lelaki, sekaligus memelihara keseimbangan ciptaan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Islam memandang tinggi kedudukan wanita Sebagai manusia yang memiliki kemuliaan, Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam dalam salah satu hadist memartabatkan kaum wanita sholehah dalam Islam sebagai perhiasan dunia yang paling indah.

Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda :

“Dunia ini penuh perhiasan dan perhiasan yang paling indah ialah wanita yang Sholehah.” (H.R Muslim)

Kisah-kisah wanita sholehah mengenai ketaatan kepada perintah Allah Subhanahu wa Ta’ala dan Rasul-Nya,

Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda :

“Ada empat wanita mulia yang juga penghulu segala wanita di dunia; mereka itu ialah Asiah binti Muzahim, isteri Firaun; Maryam binti Imran, Ibunda Isa; Khadijah binti Khuwailid, Isteri Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam dan Fatimah binti Muhammad, puteri kesayangan Baginda.” (HR. Bukhari)

Asiah binti Muzahim adalah simbol teladan bagi wanita beriman yang tetap mempertahankan keimanannya kepada Allah, meskipun hidup bersama suaminya, Firaun yang tidak beriman kepada Allah. Subhanahu wa Ta’ala

Maryam binti Imran adalah simbol wanita dalam ibadahnya dan ketinggian derajat ketakwaannya kepada Allah serta mampu memelihara kesucian diri dan kehormatannya ketika mengabdikan dirinya kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala

Khadijah binti Khuwailid adalah simbol kepada isteri yang setia tanpa mengenal lelah mendampingi suaminya menegakkan panji-panji kebenaran Islam, berkorban jiwa raga dan segala harta bendanya serta rela menanggung berbagai resiko dan cobaan dalam menyebarkan risalah Islam yang diamanahkan pada Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam.

Fatimah binti Muhammad adalah simbol wanita yang sholehah,anak yang selalu taat di hadapan ayahandanya, isteri yang setia dan taat di hadapan suaminya serta ibu yang bijaksana di hadapan putera puterinya. Dialah pemuka segala wanita dan juga seorang wanita mithali yang setiap detik kehidupan yang dilaluinya, sepantasnyalah dijadikan tauladan Wanita Muslimah.

Muslimah sejati ialah wanita yang meyakini Allah Subhanahu wa Ta’ala ,sebagai Rabb-Nya dan Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam sebagai Nabinya,dan Islam sebagai Agamanya.Kriteria muslimah sejati diantaranya yaitu :


a. Muslimah sejati ialah wanita yang sangat mencintai Allah Subhanahu wa Ta’ala dan Rasul-Nya. Serta mentaati setiap perintah Allah Subhanahu wa Ta’ala dan Rasul-Nya.Dia rela mengorbankan dirinya,hartanya dan anak-anaknya,serta apa saja yang dimiliki nya demi menolong agama Allah Subhanahu wa Ta’ala dan Rasul-Nya agar tegak di muka bumi ini.


b. Muslimah sejati ialah wanita yang memiliki ketaqwaan,kekhusyu'an,selalu beribadah,dan selalu menjaga kewajiban-kewajibannya.Selalu istiqamah dalam amal-amal shaleh nya. Menjauhi perkara yang di haramkan Nya,semata-mata takut kepada kemurkaan dan takut akan pedihnya azab Allah Subhanahu wa Ta’ala.


c. Muslimah sejati ialah wanita yang selalu mendidik anak-anaknya agar mentaati Allah Subhanahu wa Ta’ala dan Rasul-Nya, mengajarkan kepada mereka aqidah (keimanan) yang benar. Menanamkan ke dalam jiwa mereka kecintaan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dan Rasul-Nya, serta menjauhkan mereka dari perbuatan – perbuatan maksiat dan akhlak-akhlak tercela.


d. Muslimah sejati adalah wanita yang selalu bersemangat dalam menuntut ilmu,semangat dalam mengamalkan ilmu nya,dan semangat dalam mengajak orang lain agar mengamalkan ilmunya,sehingga kesan keimanan terlihat pada ucapan nya,amalan nya,dan sikap nya.


e. Muslimah sejati ialah wanita yang selalu teguh bagaikan gunung dalam menghadapi berbagai ujian dan kesusahan dalam kehidupan dunia.Tidak pernah goyah hatinya ketika menghadapi berbagai kesusahan dan kesulitan dunia, bersikap dan selalu bersikap zuhud terhadap dunia.Keimanan tertanam di dalam hatinya, sehinga dia selalu mengharapkan pahala dari Allah Subhanahu wa Ta’ala, atas setiap musibah yang menimpanya.


f. Muslimah sejati ialah wanita yang selalu mentaati suaminya. Dia selalu bersikap lembut dan kasih sayang kepada suami nya, mengajak kepada hal-hal yang baik, dan selalu melakukan hal-hal yan menyenangkan suaminya. Tidak berbicara kasar dihadapan suaminya dan tidak bersuara keras,ketika berbicara dihadapan suaminya.


SubhanALLAH, wanita sholehah karena kemuliaan akhlaqnya adalah sebagai perhiasan dunia yang paling indah. Demikian beberapa kreterian wanita muslimah sejati,, Mudahan-mudahan untaian sederhana diatas manfaat buat kita semua, yang benar haq semua datang-Nya dari Allah Subhanahu wa Ta’ala,yang kurang dan khilaf mohon sangat dimaafkan ’’Akhirul qalam “Wa tawasau bi al-haq Watawa saubil shabr “.Semoga pula Allah Subhanahu wa Ta’ala . senantiasa menunjukkan kepada kita semua pada sesuatu yang di Ridhai dan di Cintai-Nya..Aamiin Allahu ma’amiin. .

Jumat, 08 Juli 2011

Bismillaah...ukhty fillaah,,, betapa ukhuwah ini begitu indah,
ya,.
indah karena diantara qt belum pernah saling berjumpa, belum pernah saling brsama, namun ikatan ukhuwah ini terasa begitu erat, seperi pohon yang tak sempurna tanpa ada cabang dan daun..
saling melengkapi, saling menasihati itulah yang diajarkan dlm islam.

bahagia diriku mengenal antunna disini. merasa seperti memiliki keluarga kedua yg penuh perhatian, dan sabagainya.

ukhuwah itu jgnlah dipupuk dengan permusuhan, janganlah disiram dengan perselisihan, namun siramilah ia dengan kasih sayang, pupklah ia dengan saling menghormati,saling menghargai, saling percaya, agar kelak dapat dipanen sebuah kebersamaan didunia maupun akhirat. insyaAlloh....

jadilah seperti pohon bambu, walau ia tinggi bs bebas terbang mngikuti angin, namun bsa tetap kembali tegap bersama anakannya.
mka hiasilah ukhuwah ini seprti halnya bambu itu.
bisalah kita punya banyak kawan baru namun kawan lama dilupa jangan,

ukhty fillah... ana uhibbukum fillah....

Selasa, 05 Juli 2011

Kurindukan cintamu Ilahi

Rabbi
Kurindukan cintamu Ilahi
Saat kau angkatku dalam tangga hidayahMu
Kau pelukku dalam cahaya kehangatanMu
Kau ajarkan ku arti hidup ni ilahi
Bahwa hidup ni bilangan dzikir
Bukan bilangan tahun bahkan hari
Kau ajrakanku arti malam
Bahwa malam tu untuk qiyamul-lail
Dimana para pencari cinta berlomba mendapatkan ridhoMu
Kau ajarkanku arti sinar matahari
Bahwa itu waktu dhuha
Dimana para pencari cinta berlomba mendapatkan cahayaMu
Kau ajarkanku arti tanah
Bahwa kita berasal dari tanah dan akan kembali ketanah
Kau ajarkan ku arti api
Bahwa`neraka tu bahan bakarnya manusia
Kau ajarkan ku arti daun kering
Bahwa semuanya tidak kekal hanya engkau yang kekal
Kau ajarkan ku arti kerinduan
Kerinduan tertinggi ketika mati didalam syahadatMu
Kau ajarkan ku arti mabuk yang sebenarnya
Mabuk terindah ketika kita minum dalam gelas cinta sang ilahi di 1/3 malam
Kau ajarkan ku pusaka terhebat adalah al-quran dan sunnah
Kau ajarkanku padangan yang benar hanya pandangan hakiki
Kau ajarkan ku cara berbicara,bahwa bicara adalah hikmah
Kau ajarkan ku menulis,bahwa tulisan adalah tinta dakwah
Kau ajarkan ku hijab terbesar adalah hati yang jauh dari siraman air wudhuMu
Kuingin ilmumu,ajariku cara mencintaimu,ajariku selalu……….
Karena kaulah cintaku ya Ilahi
Salamku pada kekasihMu Nabi Muhammad SAW


****


(¯`v´¯)
♥♥♥ `·.¸.·´ ♥♥.........¸.·´ Semoga bermanfaat... ♥♫♥♫♥♫♥♥♫♥♫♥♫♥♥♫♥♫ barakallaahu fiykum wa jazzakumullah khoir Salam Ukhuwah fillah (¯`v´¯) ♥♥♥ `·.¸.·´ ♥♥.........¸.·´... ¸.·´¨) ¸.·*¨) ƸӜƷ.¸¸¸.••..ƸӜƷ..••.¸¸¸.ƸӜƷ ♥♫♥♫♥♫♥♥♫♥♫♥♫♥♥♫

Kamis, 30 Juni 2011

Menapak Jejakmu..!





Itulah hati.. Yg bersitanya tak mampu di diarahkan..
Yang kecondongannya tak mampu di atur..
Yang inginnya tak mampu di tekan..

Itulah hati, yg debarnya tak mampu dikendali..
Yg buncahan bahagianya tak mampu di tutupi..
Yg jeritanx tak mampu di redam..

Itulah hati..
Dia mengendali lakunya sendiri.. Kendati ribuan tali kekang ku pasangkan.. Tetap saja sulit untuk ku arahkan.. Maka kan ku dapat diriku dalam lelah yang berkepanjangan.. Karenamu duhai hati..

Diriku bgt paham akan langkah yg mulai menyalahi.. Begitu tahu akan terjalx jalan yg ku pilih.. Tapi bersitanx duhai hati, begitu kuat.. Seakan ribuan medan magnet menarik ke arahnya.. Ada apa dgn mu duhai segumpal daging di dada?

Sungguhkah diri ini telah mengendali dgn baik?
Tepatkah tali kekang telah ku pasang dgn benar? Ataukah..
Memang ku sengaja melemahkan kendaliku?
Ataukah tali kekang itu memang sengaja ku kendorkan..

Duhai beningnya qalbu..
Adakah syahwat mulai bermain d dalamx? Apakah putihmu telah ternoda bercak? Aku bingung, aku lelah..

Beribu macam tanya hadir dlm benakku.. Bermain di relung terdalam..

Ku coba..

Ku tahu mata adalah jendela hati.. Maka ku coba tundukkan pandanganku.. Agar tak dapat menatapmu.. Namun tahukah?
Di bawah ku dapati jejak kakimu, dan kembali ku melangkah bermain menapak jejakmu.. Berlari mencari tepinya dgn harap menemukanmu.. Lalu apa gunanya ku tundukkan pandanganku?? Jika kakiku tetap menapak di atas jejakmu..

Tapi tetap ku coba..

Ku mulai menghapus bayangmu.. Ku kurung diriku dalam ruang gulita tak berpendar.. Agar lenyap semua bayangan tentangmu.. Tapi tahukah?
Semakin ku liputi diriku dalam gelap semakin jelas cahayamu nanar dalam tiap pejam ku.. Lalu untuk apa gulita jika selalu ku temukan cahayamu dalam tiap pejamku?

Dan akan tetap ku coba..

Ku coba menanam ribuan duri tentangmu d hati, ku semai racun agar kau tak tumbuh merekah dlm dada.. Ku pasang tembok pembatas antara hatimu dan hatiku..
Tapi tahukah? Tiap duri yg ku semat tumbuh merangkai namamu..
Tiap racun yg ku tabur menjadi obat penawar luka..
Tiap tembok yg ku pasang, merambat hijau lumut melukismu..
Lalu apa lagi yg harus ku perbuat? Sunggu aku dalam lelah tak bertepi.. Dalam luka yg menganga.. Dalam jerit tak terucap..

Maka ku coba..

Ku hapus air mataku bukan dgn sapu tangan karena ku tahu tak akan mampu menyembunyikan sembabnya.. Maka ku hapus tiap tetesnya dgn wudhu yg menyejukkan.. Berharap tiap bercak noda d hati ikut luluh dan tersaput..

Ku pasang pembatas dgnmu bukan dgn duri, racun ataupun tembok.. Karena ku tau itu pun tak berguna.. Tapi dgn hamparan hijab syariat.. Dgn ilmu penawar hati.. Dengan lingkaran majelis zikir..

Tak akan ku coba hapuskan bayangmu, tapi ku kan mencoba menatapmu dgn biasa, mencintaimu dgn ikhlas.. Tanpa sedikitpun ingin memilikimu, tanpa sebersitpun ingin menggapaimu.. Dan ku mulai meninggalkan jejakmu.. Ku kan mbuat jejak sendiri di tiap langkahku menapak menuju cinta yg jauh lbh abadi..

Ketahuilah, tak akan ku coba menghapus cintamu, tp kan ku tutupi dgn cinta yg jauh lbh agung.. Cinta yg jauh lbh indah dan membumbung.. Yg ku yakin, Dia yg menentukan akhir dari tiap jejak kita..

Ku harap, suatu hari nanti, kaupun melangkah ke arah yg sama dgnku menuju cintaNya.. Agar kelak jejak kita dapat bertemu d ujung IradahNya..

Rabu, 29 Juni 2011

♫•*¨*•.¸¸ﷲ¸¸.•*¨*•♫♥♥♥♥♥♥♫•*¨*•.¸¸ﷲ¸¸. ♥♥`*•.¸¸.•* (¸.•'´ (¸.•'´*¤* `'•.¸) `'•.¸) `*•.¸¸.•*♥♥ ﷲ¸¸.•*¨*•AL QURAN SEBAGAI *•.¸¸ﷲ ﷲ¸¸.•*¨*•OBAT MELERAI DUKA*•.¸¸ﷲ ♫•*¨*•.¸¸ﷲ¸¸.•*¨*•♫♥♥♥♥♥♥♫•*¨*•.¸¸ﷲ¸¸.• ♥♥`*•.¸¸.•* (¸.•'´ `'•.¸) `*•.¸¸.•*♥♥



بِسْـــــــمِ أللَّهِ ألرَّحْمَنِ ألرَّحِيْ

Al Quran mengandung mukjizat sebagai obat penenang bagi siapa yang ditimpa kecemasan, gelisah, sukar tidur, dan dibayang-bayangi oleh pikiran buruk. “Syekh Abi Qasim Al Qusyairi merasa sedih karena putra tersayangnya sakit keras. Ketika sedang tidur, ia bermimpi ketemu “Rasulullah Shalallahu Alaihi wa Sallam. Ia mengeluhkan keadaannya kepada Rasulullah Shalallahu Alaihi wa Sallam. Bagaimana usahamu dengan ayat-ayat penyembuhan (syifa?),“ tanya Rasulullah Shalallahu Alaihi wa Sallam.


Ketika bangun ia berpikir tentang ayat-ayat penyembuhan itu. Dia menemukan 6 (enam) ayat tersebut dalam kandungan Al Quran yaitu :


1. “ Serta melegakan hati orang-orang yang beriman.“ (Q.S. At -Taubah :14).


2. “ Dan Al Quran itu penyembuh bagi penyakit-penyakit yang berada dalam dada.“ (QS.Yunus : 57 ).


3. “Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia.“ (QS. An-Nahl : 69.)


4. “Dan Kami turunkan dari Al Quran itu suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman.“ (QS. Al- Isra : 82).


5. .“Dan apabila aku sakit, maka Dialah yang menyembuhkan aku.“ . (QS.Asy-Syuara :80).

6. “Katakanlah Al Quran itu adalah petunjuk dan penawar bagi orang-orang yang beriman.“ (QS. Fhusilat : 44).


Segera ia membacakan ayat-ayat tersebut kepada anaknya dan ternyata ia seakan terlepas dari belenggu ikatan yang memberatkan. Maka dari itu diantara Doa Rasulullah Shalallahu Alaihi wa Sallam, tiap selesai membaca Al Quran, “Aku bermohon kepada-MU ya Allah, Jadikanlah Al Quran yang agung ini sebagai penyembuh dadaku, pembebas sedihku dan kesembuhan untuk dadaku.“


Seorang lelaki menceritakan perihalnya kepada Abdullah bin Mas’ud , “Wahai Ibnu Mas’ud! Sudah lama aku menderita. Makanku tidak enak, tidurku tidak nyenyak, dan hatiku selalu gelisah.“ Laksana seorang dokter yang teramat ahli, Abdullah bin Mas’ud langsung berkata, “Kalau demikian keadaanmu, maka aku nasehatkan agar engkau melakukan tiga perkara :

Pertama bacalah Al Quran. Kalau kamu tidak bisa membacanya, cukup mendengarkan dan hayati maknanya. Kemudian yang kedua hadiri tajkirah – tajkirah agama. Dan ketiga, bawa hatimu berkhalwat dimalam sepi dengan melakukan shalat tahajjud. Insya Allah penderitaanmu akan berakhir.“ Masya Allah. Baru saja lelaki itu mendengar resep yang teramat mujarab dari salah seorang sahabat dekat Rasulullah Shalallahu Alaihi wa Sallam, ini hatinya mulai tenang, dan wajahnya nampak ceria,bersegera pulang ke rumahnya. Dia ambil mashhab Al Quran yang memang sudah lama tidak dibacanya itu. Pelan-pelan tapi pasti. Tiap ayat demi ayat yang dibacanya, hatinya bertambah lega. Akhirnya bukan saja rasa dukacitanya sirna, tapi ia menjadi ketagihan membaca Al Quran. Sungguh ajaib. Masya Allah.


Rasulullah Shalallahu Alaihi wa Sallam bersabda :

“Sinarilah rumah-rumah kamu sekalian dengan Shalat Sunat dan bacaan Al Quran“ (HR.Baihaqi).


Rumah tampak terang benderang menurut pandangan Allah Subhanahu wa Ta’ala apabila di dalamnya selalu ada ayat-ayat suci Al Quran yang dibaca. Hati menjadi lega, pemaaf, dermawan dan sifat terpuji lainnya.


Dalam Hadits lain Rasulullah Shalallahu Alaihi wa Sallam menegaskan :

“Dan tidaklah suatu kelompok yang ada di dalam masjid Allah merasa tenang, kecuali mereka membaca kitab Allah dan menderasnya serta berusaha menyingkapkan kata-kata kepada pengertian yang benar dari ayat yang dibaca.“ Abu Hurairah Rhadiyallahu Anhu berkata, “Rumah yang didalamnya dibacakan Al Quran akan dilimpahi kebaikan, dihadiri para malaikat dan akan dijauhi oleh syetan. Dan rumah yang dialamnya tidak pernah dibacakan Al Quran, akan terasa sempit, tidak ada kebaikan, didatangi oleh syetan dan dijauhi oleh malaikat“ (Az-Zuhud). “Diceritakan, ada seorang lelaki mengeluh kepada Rasulullah Rasulullah Shalallahu Alaihi wa Sallam. “Ya Rasulullah. Dadaku merasa sempit dan sesak nafasku.” Rasulullah Shalallahu Alaihi wa Sallam. menjawab, “Bacalah Al Quran “ (HR. Abu Said Al Khudry).


Para kaum shalafus shalIhin (orang-orang shaleh)’ menjadikan Al Quran selain sebagai sumber hukum, juga sebagai penyiram dan penyejuk hati ditengah gersangnya kehidupan. Serta mereka menjadikan Al Quran sebagai wirid dalam beribadah. Sangat dianjurkan ketika membaca Al Quran sekaligus menghayati maknanya.

Ujar Ibrahim al-Khawash, “Yang menyembuhkan penyakit hati ada lima yaitu :

Pertama, membaca Al Quran dengan menelaah maknanya. Kedua perut yang kosong (shaum/puasa). Ketiga, Qiyamul lail., Keempat, Mendekatkan diri kepada Allah diwaktu sahur, dan Kelima bergaul dengan orang-orang shaleh“ (At-Tibyan).


K.H.Misbah, (Allahu Yarham), mantan Ketua MUI Jawa Timur pernah memberi resep anti pikun “Pertama istiqamah Qiyamul lail, kedua membaca Al Quran dan ketiga jangan cepat emosi, yang diatasi dengan banyak Dzikir.“


Rasulullah Shalallahu Alaihi wa Sallam pun pernah memberi resep kepada Khalid bin Walid, ketika mantan panglima perang Islam kenamaan itu menderita sakit neurosa. Yang pertama agar ia istiqamah membaca Al Quran. Yang kedua, agar banyak berdoa dan yang ketiga jangan meninggalkan qiyamul lail.


Simak pengakuan muallaaf Akhmad Christoffer, sarjana ekonomi kawakan dari Inggris, ketika ia memilih memeluk Islam “Aku menemukan dalam Islam apa yang aku cari-cari selama ini, problem apa juga yang dihadapi manusia dalam hidupnya maka ia akan menemukan penyelesaiannya dalam Al Quran.“


Karena itu pesan salah seorang ulama Tabi’in, “Hendaknya disadari betul, bahwa Al Quran itu mempunyai Dwi fungsi, yaitu di dunia ini menentramkan jiwa yang gelisah, mengobati penyakit yang tak bisa disembuhkan oleh dokter, menerangi keadaan yang gelap, sedang di akhirat memberikan kenikmatan hidup yang abadi.“


Sahabat-sahabat yang di Rahmati Allah Subhanahu wa Ta’ala,demikian semoga untaian catatan diatas manfaat buat kita semua, Yang benar haq semua datang-Nya dari Allah Subhanahu wa Ta’ala,yang kurang dan khilaf mohon sangat dimaafkan ’’Akhirul qalam “Wa tawasau bi al-haq Watawa saubil shabr “.Semoga Allah Subhanahu wa ta’ala . senantiasa menunjukkan kita pada sesuatu yang di Ridhai dan di Cintai-Nya..Aamiin Allahuma Aamiin.


♥♥♥.•♥Walhamdulillah Rabbil’alamin♥♥♥.•♥

♫•*¨*•.¸¸ﷲ¸¸.•*¨*•♫♥♥♥♥♥♥♫•*¨*•.¸¸ﷲ¸¸.•*¨*•♫
♥♥.•*´¨`*•. (`'•.¸ (`'•.¸*¤* ¸.•'´) ¸.•'´) .•*´¨`*•.♥♥

Tips Hafal Al Qur’an : Metode Sederhana Menghafal Al-Qur’an Bagi Orang-Orang Sibuk

Bismillah Ar-Rahmaan Ar-Rahiym.
Assalaamu ‘alaykum warahmatullaahi wabarakaatuhu.

Alhamdulillah, Washshalatu wassalaamu ‘alaa Nabiyyinaa Muhammadin wa ‘alaa aalihi wa ash-haabihi ajma’iyn. Ammaa ba’du.
Ikhwan dan Akhwat rahiymakumullahu jamiy’an, banyak hadits yang menyebutkan tentang keutamaan menghapal Al-Qur’an, dan sepantasnya di hati setiap orang yang beriman memiliki keinginan yang kuat untuk menghafalkannya, dan senantiasa memiliki kecemburuan terhadap para penghafalnya, namun kecemburuan yang kami maksud bukanlah kecemburuan negatif yang menghendaki hilangnya suatu nikmat yang telah dikaruniakan oleh Allah ‘Azza wa Jalla kepada saudaranya dan kemudian nikmat tersebut beralih kepadanya, bukan itu Ikhwan dan Akhwat sekalian,

akan tetapi yang kami maksud di sini adalah kecemburuan positif di mana kita pun menginginkan nikmat yang sama tanpa ada keinginan agar nikmat tersebut hilang dari saudara kita, sehingga kitapun saling berpacu bahkan saling tolong menolong dalam menggapai kebaikan tersebut.
Ikhwan dan Akhwat rahiymakumullahu jamiy’an, sebelum kami masuk ke pembahasan metode maka terlebih dahulu kami ingin melampirkan beberapa dalil tentang keutamaan menghafal Al-Qur’an, dengan harapan ini semua akan lebih memacu kita semua untuk berusaha dan terus berusaha menghafalkan Al-Qur’an tersebut tanpa ada kata menyerah hingga KETETAPAN ALLAH datang menghampiri kita semua, Insyaa Allah, Allahu Akbar…!!! 1. Hati seorang individu Muslim tidak kosong dari sesuatu bagian dari kitab Allah ‘Azza wa Jalla.
Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas secara marfu:
“Orang yang tidak mempunyai hafalan Al Quran sedikitpun adalah seperti rumah kumuh yang mau runtuh”. (Hadits diriwayatkan oleh Tirmizi dari Ibnu Abbas (2914), ia berkata hadits ini hasan sahih).

2. Memperoleh penghormatan dari Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wasallam.
Dari Abi Hurairah Radiyallahu ‘anhu. ia berkata: Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wasallam mengutus satu utusan yang terdiri dari beberapa orang. Kemudian Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wasallam mengecek kemampuan membaca dan hafalan Al Qur’an mereka: setiap laki-laki dari mereka ditanyakan sejauh mana hafalan Al-Qur’an-nya. Kemudian seseorang yang paling muda ditanya oleh Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wasallam :”Berapa banyak Al Quran yang telah engkau hafal, hai Fulan?” ia menjawab: aku telah menghafal surah ini dan surah ini, serta surah Al-Baqarah. Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wasallam kembali bertanya: “Apakah engkau hafal surah Al-Baqarah?” Ia menjawab: Betul. Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wasallam bersabda:”Pergilah, dan engkau menjadi ketua rombongan itu!”. Salah seorang dari kalangan mereka yang terhormat berkata: Demi Allah, aku tidak mempelajari dan menghafal surah Al-Baqarah semata karena takut aku tidak dapat menjalankan isinya. Mendengar komentar itu, Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wasallam bersabda: “Pelajarilah Al Qur’an dan bacalah, karena perumpamaan orang mempelajari Al Quran  dan membacanya, adalah seperti tempat bekal perjalanan yang diisi dengan minyak misik, wanginya menyebar ke mana-mana. Sementara orang yang mempelajarinya kemudian dia tidur -dan dalam dirinya terdapat hafalan Al Qur’an- adalah seperti tempat bekal perjalanan yang disambungkan dengan minyak misik” (Hadits diriwayatkan oleh Tirmizi dan ia menilainya hadits hasan (2879), dan lafazh itu darinya. Serta oleh Ibnu Majah secara ringkas (217), Ibnu Khuzaimah (1509), Ibnu Hibban dalam sahihnya (Al Ihsaam 2126), dan dalam sanadnya ada ‘Atha, Maula, Abi Ahmad, yang tidak dinilai terpecaya kecuali Ibnu Hibban).

3. Penghafal Al Qur’an akan memakai mahkota kehormatan.
Dari Abi Hurairah Radiyallahu ‘anhu. bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wasallam bersabda: :”Penghafal Al Qur’an akan datang pada hari kiamat, kemudian Al Qur’an akan berkata: Wahai Tuhanku, bebaskanlah dia, kemudian orang itu dipakaikan mahkota karamah (kehormatan), Al Qur’an kembali meminta: Wahai Tuhanku tambahkanlah, maka orang itu diapakaikan jubah karamah. Kemudian Al Qur’an memohon lagi: Wahai Tuhanku ridhailah dia, maka Allah meridhainya. Dan diperintahkan kepada orang itu: bacalah dan teruslah naiki (derajat-derajat surga), dan Allah menambahkan dari setiap ayat yang dibacanya tambahan nikmat dan kebaikan” (Hadits diriwayatkan oleh Tirmizi dan ia menilainya hadits hasan (2916), Ibnu Khuzaimah, al hakim, ia meninalinya hadits sahih, serta disetujui oleh Adz Dzahabi(1/533).)

4. Dapat membahagiakan kedua orang tua, sebab orang tua yang memiliki anak penghapal Al Qur’an memperoleh pahala khusus.
Sabda Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wasallam:
“Dari  Buraidah Al Aslami Radiyallahu ‘anhu, ia berkata bahawasanya ia mendengar Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wasallam bersabda: “Pada hari kiamat nanti, Al Qur’an akan menemui penghafalnya ketika penghafal itu keluar dari kuburnya. Al Qur’an akan berwujud seseorang dan ia bertanya kepada penghafalnya: “Apakah anda mengenalku?”. Penghafal tadi menjawab; “saya tidak mengenal kamu.” Al Qur’an berkata; “saya adalah kawanmu, Al Qur’an yang membuatmu kehausan di tengah hari yang panas dan membuatmu tidak tidur pada malam hari. Sesungguhnya setiap pedagang akan mendapat keuntungan di belakang dagangannya dan kamu pada hari ini di belakang semua dagangan. Maka penghafal Al Qur’an tadi diberi kekuasaan di tangan kanannya dan diberi kekekalan ditangan kirinya, serta di atas kepalanya dipasang mahkota perkasa. Sedang kedua orang tuanya diberi dua pakaian baru lagi bagus yang harganya tidak dapat di bayar oleh penghuni dunia keseluruhannya. Kedua orang tua itu lalu bertanya: “kenapa kami di beri dengan pakaian begini?”. Kemudian di jawab, “kerana anakmu hafal Al Qur’an. “Kemudian kepada penghafal Al Quran tadi di perintahkan, “bacalah dan naiklah ketingkat-tingkat syurga dan kamar-kamarnya.” Maka ia pun terus naik selagi ia tetap membaca, baik bacaan itu cepat atau perlahan (tartil). (diriwayatkan oleh Ahmd dalam Musnadnya (21872) dan Ad Darimi dalam Sunannya (3257).)

Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wasallam bersabda: “Siapa yang membaca Al Qur’an, mempelajarinya, dan mengamalkannya, maka dipakaikanlah mahkota dari cahaya pada hari kiamat, cahayanya seperti cahaya matahari, kedua orang tuanya dipakaikan dua jubah (kemuliaan), yang tidak pernah didapatkan di dunia, keduanya bertanya: mengapa kami dipakaikan jubah ini: dijawab: “Karena kalian berdua memerintahkan anak kalian untuk mempelajari Al Qur’an” (Hadits diriwayatkan oleh Al Hakim dan ia menilainya sahih berdasarkan syarat Muslim (1/568), dan disetujui oleh Adz Dzahabi)
5. Akan menempati tingkatan yang tinggi di Surga Allah ‘Azza wa Jalla.
Sabda rasulullah Shallallahu ‘alayhi wasallam:
“Dari  Sisyah Radhiyallahu ‘anhu ia berkata, bahawasanya Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wasallam bersabda; jumlah tingkatan-tingkatan surga sama dengan jumlah ayat-ayat Al Qur’an. Maka tingkatan surga yang di masuki oleh penghafal Al Qur’an adalah tingkatan yang paling atas, dimana tidak ada tingkatan lagi sesudah itu.

6. Penghafal Al Qur’an adalah keluarga Allah ‘Azza wa Jalla.
Sabda Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wasallam:
“Dari Anas Radhiyallahu ‘anhu Ia berkata bahawa Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wasallam bersabda, “Sesungguhnya Allah itu mempunyai keluarga yang terdiri dari manusia.” Kemudian Anas berkata lagi, lalu Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wasallam bertanya: “Siapakah mereka itu wahai Rasulullah. Baginda menjawab: “Ia itu ahli Qur’an (orang yang membaca atau menghafal Al- Qur’an dan mengamalkan isinya).Mereka adalah keluarga Allah dan orang-orang yang istimewa bagi Allah.

7. Menjadi orang yang arif di surga Allah ‘Azza wa Jalla.
Sabda Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wasallam “Dari  Anas Radhiyallahu ‘anhu Bahawasanya Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wasallam bersabda; “Para pembaca Al Qur’an itu adalah orang-orang yang arif di antara penghuni surga,”

8. Memperoleh penghormatan dari manusia.
Sabda Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wasallam  “Dari  Abu Musa Al Asya’ari Radhiyallahu ‘anhu Ia berkata bahawasanya Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wasallam bersabda: “Diantara perbuatan mengagungkan Allah adalah menghormati Orang Islam yang sudah tua, menghormati orang yang menghafal Al-Qur’an yang tidak berlebih-lebihan dalam mengamalkan isinya dan tidak membiarkan Al-Qur’an tidak di amalkan, serta menghormati kepada penguasa yang adil.”

9. Hatinya terbebas dari siksa Allah ‘Azza wa Jalla.
Sabda Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wasallam
” Dari Abdullah Bin Mas’ud Radhiyallahu ‘anhu Dari  Nabi Shallallahu ‘alayhi wasallam Baginda bersabda: ” bacalah Al Qur’an kerana Allah tidak akan menyiksa hati orang yang hafal Al Qur’an. Sesungguhanya Al Qur’an ini adalah hidangan Allah, siapa yang memasukkunya ia akan aman. Dan barangsiapa yang mencintai Al Qur’an maka hendaklah ia bergembira.”

10. Mereka (bagi kaum pria) lebih berhak menjadi Imam dalam shalat.
Sabda Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wasallam :
“Dari Ibnu Mas’ud Radhiyallahu ‘anhu Dari Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wasallam beliau bersabda; “yang menjadi imam dalam solat suatu kaum hendaknya yang paling pandai membaca (hafalan) Al Qur’an.”

11. Disayangi oleh Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wasallam.
Sabda Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wasallam:
“Dari  Jabir Bin Abdullah Radhiyallahu ‘anhu Bahawa Nabi Shallallahu ‘alayhi wasallam menyatukan dua orang dari  orang-orang yang gugur dalam perang uhud dalam satu liang lahad. Kemudian nabi Shallallahu ‘alayhi wasallam bertanya, “dari mereka berdua siapakah paling banyak hafal Al Qur’an?” apabila ada orang yang dapat menunjukkan kepada salah satunya, maka Nabi Shallallahu ‘alayhi wasallam memasukkan mayat itu terlebih dahulu ke liang lahad.”

12. Dapat memberi syafa’at kepada keluarga.
Sabda Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wasallam:
“Dari  Ali Bin Abi Thalib Karramallahu Wajhahu: “Barangsiapamembaca Al Qur’an dan menghafalnya, maka Allah akan memasukkannya kedalam surga dan memberikannya hak syafaat untuk sepuluh anggota keluarganya di mana mereka semuanya telah di tetapkan untuk masuk neraka.”

13. Merupakan bekal-bekal yang terbaik.
Sabda Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wasallam:
“Dari  Jabir bin Nufair, katanya Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wasallam bersabda; “Sesungguhnya kamu tidak akan kembali menghadap Allah dengan membawa sesuatu yang paling baik daripada sesuatu yang berasal dari-Nya yaitu Al Qur’an.

Ikhwan dan Akhwat rahiymakumullahu jamiy’an, semoga setelah menyimak beberapa keutamaan menghafal Al Qur’an tadi antum sekalian sudah memberanikan diri untuk Bersumpah bagi diri kita masing-masing bahwa DEMI ALLAH selama kita masih diberi kesempatan dan kesehatan oleh Allah ‘Azza wa Jalla, maka selama itu pula kita akan terus berupaya untuk menghafalkan kitab termulia tersebut yakni Al Qur’an meski sedikit demi sedikit.
Baiklah Ikhwan dan Akhwat rahiymakumullah, menghafal Al Qur’an bukanlah perkara yang mudah, dibutuhkan keinginan yang kuat, keistiqamahan, kesabaran, dan disertai dengan UPAYA NYATA yakni mau memulai dan terus berusaha tanpa kenal lelah apalagi kata “MENYERAH”, namun menghafal Al Qur’an juga bukanlah amalan yang mustahil untuk dikerjakan OLEH SIAPA PUN, sampai kepada kita yang memiliki seabrek kesibukan lainnya, namun perlu kami ingatkan sekali lagi, bahwa harus SABAR dan ISTIQAMAH…!
Bagaimana metode menghafal bagi orang-orang yang memiliki kesibukan…?
Ikhwan dan Akhwat rahiymakumullahu jamiy’an, antum jangan berfikiran bahwa dengan metode ini antum akan menghafal Al Qur’an dalam waktu setahun atau dua tahun, tidak Ikhwan dan Akhwat sekalian, bahkan metode ini membutuhkan waktu 15 hingga 30 tahun, TERLALU LAMA…? terserah penilaian antum bagai mana, namun setidaknya INI MASIH LEBIH BAIK DARI PADA TIDAK HAPAL SAMA SEKALI, mungkin antum khawatir akan diwafatkan terlebih dahulu sebelum menyelesaikan hafalan…? Maka kami sampaikan bahwa SETIDAKNYA KITA BISA BERBAHAGIA KARENA MENINGGAL DALAM KONDISI MEMBAWA NIAT YANG MULIA YANG DIBENARKAN OLEH AMALAN YANG TENGAH KITA LAKUKAN, dan juga antum jangan berfikiran bahwa ini adalah pekerjaan yang mudah untuk dikerjakan tanpa kesabaran, keistiqamahan, dan tindakan nyata, sebab tanpa semua itu berarti antum hanyalah BERANGAN-ANGAN…!
Syarat yang WAJIB untuk antum penuhi sebelum melaksanakan metode ini adalah:
1. Niat karena mengharap Keridhaan Allah.
2. Mampu membaca Al Qur’an dengan tartil (tajwid yang benar), atau setidaknya antum terus berusaha untuk memperbaiki kualitas bacaan Al Qur’an antum.
Berikut adalah metode yang Alhamdulillah telah kami buktikan sendiri dalam kurun waktu yang belum genap setahun ini:
1. Mulailah menghafal dari Juz 30 atau juz 29 atau juz 28, setelah itu silahkan mulai dari Juz 1 dan seterusnya.
2. Gunakan Mushaf Al Qur’an Huffadzh, yakni Al Qur’an cetakan standard international, di mana setiap juz-nya rata-rata terdiri dari +/- 10 lembar (20 halaman; di mana setiap halaman maksimal terdiri dari 15 baris), usahakan istiqamah dengan satu mushaf, tapi bukanlah alasan untuk tidak menghafal ketika suatu ketika antum lupa membawa mushaf antum, tetaplah menghafal meski dengan mushaf yang berbeda, ini hanya untuk lebih memudahkan antum dengan sebuah kebiasaan.
3. Persiapkan diri dengan mengatur 5 waktu khusus untuk menghafal dalam sehari, dan kami sangat menyarankan bahwa waktu tersebut adalah setiap antum selesai menunaikan shalat fardhu.
4. Setiap waktu tersebut, hafalkanlah 1 baris, jika hal tersebut masih terlalu berat bagi antum maka cukup hafal setengah baris saja setiap selesai shalat fadhu, dan jika setengah baris ini masih memberatkan bagi antum, maka ‘afwan karena kami hanya mampu menyarankan kepada antum PERBANYAKLAH ISTIGHFAR…!!! (Ikhwan dan Akhwan sekalian, dengan menghafal 1 baris setiap selesai shalat fardhu, berarti insyaa Allah dengan kesabaran dengan keistiqamahan, antum akan Menghafal seluruh Al Qur’an dalam waktu 15 tahun, dan jika antum hanya sangguf menghafal setengah baris setiap waktu yang telah ditentukan tersebut, maka insyaa Allah dengan kesabaran dan keistiqamahan, maka antum akan menghafal seluruh Al Qur’an dalam waktu 30 tahun, sekedar mengingatkan bahwa setidaknya INI MASIH LEBIH BAIK DARI PADA TIDAK HAPAL SAMA SEKALI).
5. Jika memungkinkan, cobalah antum mencari sahabat atau teman yang bisa ikut menghafal bersama antum, sebab hal tersebut akan lebih menguatkan bagi antum, boleh dari saudara, teman, istri, atau suami, namun jika tak ada satu pun maka sendiri juga insyaa Allah tidak mengapa, ANTUM PASTI BISA…!!!
6. Jika antum memiliki media yang memungkinkan untuk membantu antum seperti HP, MP3/MP4 Player, atau apa saja yang dilengkapi dengan fasilitas recorder & playback maka gunakanlah media tersebut, rekam suara (bacaan) antum pada media tersebut agar antum bisa mendengarnya di setiap kesempatan sebelum tiba waktu selanjutnya, kegiatan ini sebagai media muraja’ah dengan pendengaran sekaligus melatih telinga kita untuk terbiasa tidak mendengar hal-hal yang sia-sia seperti lagu dan musik.
7. Banyak-banyak berdo’a kepada Allah ‘Azza wa Jalla agar dimudahkan, diistiqamahkan untuk menghafal Al Qur’an, juga agar diberi usia, kesehatan, dan kesempatan untuk menyelesaikan cita-cita mulia ini.
8. Gunakan kesempatan Qiyam Al Layl sebagai waktu tambahan untuk memuraja’ah hafalan-hafalan antum.
MANAJEMEN KEGIATAN MENGHAFAL:
1. Target hafalan adalah 1 halaman terhafal dengan lancar setiap pekannya (bagi yang sanggup untuk menghafal 1 baris setiap waktunya), atau setengah halaman terhafal dengan lancar setiap pekannya (bagi yang menghafal setengah baris setiap waktunya), cara mencapainya:
- Ba’da Subuh mulai hafal 1 Baris / setengah baris (pilih salah satunya sesuai kesanggupan, kemudian istiqamah-lah!!!).
- Ba’da Dzhuhur tambah hafal 1 Baris / setengah baris.
- Ba’da Ashar tambah hafalan 1 Baris / setengah baris.
- Ba’da Maghrib tambah hafalan 1 Baris / setengah baris.
- Ba’da ‘Isyaa’ tidak perlu tambah hafalan, khususkan waktu ini untuk memuraja’ah (mengulang-ulang) semua hafalan yang telah di hafal hari itu, jangan lupa di antara waktu shalat fardu, manfaatkanlah media yang antum miliki untuk memuraja’ah hafalan antum melalui pendengaran.
- Lakukan hal di atas selama 4 hari berturut-turut (hingga antum menyelesaikan target antum dalam sepekan yakni 1 atau setengah halaman).

2. Dalam sepekan terdiri dari 7 hari, namun dengan metode ini insyaa Allah maksimal dalam 4 hari antum telah menyelesaikan target hafalan antum untuk sepekan, berarti masih tersisa 3 hari dalam sepekan tersebut, GUNAKANLAH 3 hari tersebut untuk memuraja’ah hafalan antum pada pekan tersebut, INGAT…!!! jangan terburu-buru untuk pindah ke hafalan selanjutnya, tetaplah istiqamah dengan target antum yakni 1 atau setengah halaman setiap pekannya.
3. Dalam sebulan, terdiri dari 4 pekan, berarti dengan metode ini antum akan menghafal 2 lembar setiap bulannya (bagi yang menghafal 1 baris setiap waktunya), atau 1 lembar setiap bulannya (bagi yang menghafal setengah baris setiap waktunya). Dari sini bisa kita ketahui bahwa dengan metode ini kita bisa menghafal 2 juz dalam waktu 10 bulan bagi yang menghafal 1 baris setiap waktunya, atau 1 Juz dalam waktu 10 bulan bagi yang menghafal setengah baris setiap waktunya, sebab 1 Juz = 10 lembar Al Qur’an, Ikhwan dan Akhwat rahiymakumullah, ini berarti dalam setahun tersebut ada waktu 2 bulan tersisa yang lagi-lagi bisa kita manfaatkan untuk KHUSUS memperlancar hafalan kita tersebut. Sekali lagi kami ingatkan, bahwa JANGAN menambah hafalan antum di waktu-waktu yang telah kita khususkan untuk muraja’ah.
KESIMPULAN DARI PENERAPAN METODE INI:
1. Jika antum menghafal 1 baris setiap waktunya, berarti antum akan menjadi seorang penghafal Al Qur’an dalam waktu 15 tahun, dengan kata lain “TIADA TAHUN KECUALI HAFALAN ANTUM BERTAMBAH SEBANYAK 2 JUZ”.
2. Jika antum menghafal setengah baris setiap waktunya, berarti antum akan menjadi seorang penghafal Al Qur’an dalam waktu 30 tahun, dengan kata lain “TIADA TAHUN KECUALI HAFALAN ANTUM BERTAMBAH SEBANYAK 1 JUZ”.
KELAMAAN IKHWAN DAN AKHWAT SEKALIAN…???
SEKALI LAGI… INGATLAH PESAN KAMI INI:
IKHWAN… SETIDAKNYA INI MASIH LEBIH BAIK DARI PADA TIDAK HAFAL SAMA SEKALI…!!!
AKHWAT… SETIDAKNYA INI MASIH LEBIH BAIK DARI PADA TIDAK HAFAL SAMA SEKALI…!!!

Jika suatu ketika antum futhur (lesuh semangat) dalam menggapai cita-cita mulia ini, maka ingatlah (bacalah) kembali hadits-hadits Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wasallam tentang keutamaan dan kemualiaan para penghafal Al Qur’an, dan ingatlah kedua ibu bapak antum yang pastinya ingin untuk dipakaikan Pakaian Kemuliaan beserta Mahkota kemuliaan di Akhirat kelak.
Semoga Allah ‘Azza wa Jalla senantiasa melindungi kita dari kefuhuran, dan menjadikan kita semua sebagai hamba-hambanya yang hafal Al Qur’an, mengamalkan, dan mendakwahkannya, serta mematikan kita semua dalam kondisi dada yang menyimpan Al Qur’an beserta kemuliaannya. Aamiyn Yaa Rabbal ‘Aalamiyn.
Semoga bermanfaat, Salam dan do’aku untuk antum semua wahai saudara-saudariku seiman,
SUBHANAKALLAHUMMA WABIHAMDIKA, ASYHADU AN LAA ILAAHA ILLAA ANTA, ASTAGHFIRUKA WA ATUUBU ILAYKA
Washallallahu ‘alaa Nabiyyinaa Muhammadin wa ‘alaa aalihi wa ash-haabihi ajma’iyn, wa aakhiru da’waanaa ‘anilhamdulillahi Rabbil’aalamiyn.
AKHUKUM FILLAH,
-Imam Auliya-

Makassar, Rabu Masaa’ 27 Syawwal 1431 H / 6 Oktober 2010 M.
www.markazquran.com


Kajian tentang wanita merupakan tema yang menarik untuk didiskusikan. Tema tersebut juga merupakan obrolan dan bahan karya tulis yang tak pernah habis dan bosannya untuk dibahas. Perbincangan tentangnya memiliki keasyikan dan nilai seni tersendiri bagi siapa saja yang terlibat di dalamnya. Bahkan Islampun membahas tentangnya dan memberikan perhatian besar tentang masalahnya. Hal ini merupakan bukti bahwa Islam adalah agama yang universal, agama yang sempurna, agama yang sangat relevan sepanjang zaman. Bukan seperti yang dipropagandakan Barat terhadapnya sebagai sebuah ancaman dan sebagainya.
Di antara masalah aktual tentang wanita yang menjadi sorotan Islam adalah tentang “Polemik Wanita Keluar Rumah dan Berbaur dengan Kaum Pria dalam Dunia Kerja.”
Di sebagian masyarakat kita yang permisif (serba boleh), tentu ini adalah masalah biasa, masalah picisan yang tidak perlu dipermasalahkan. Sebagaimana hal itu juga terjadi di semua masyarakat kafir, sekuler, liberal, kapitalis, dll.
Islam memandang masalah ini adalah masalah yang dapat menimbulkan fitnah yang mengancam dan menyebabkan kehancuran sebuah masyarakat yang paling kuat dan kokoh sekalipun. Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Aku tidak meninggalkan setelahku ini suatu fitnah yang lebih berbahaya bagi laki-laki selain fitnah wanita.” (Muttafaq ‘alaih).
Tuntutan zaman, kecanggihan teknologi, kemajuan budaya plus gembar gembor emansipasi wanita, sungguh laksana bisa beracun dan virus mematikan yang hampir tersebar merata di seluruh tubuh sebagian kaum Muslimin, dan khususnya wanita Muslimah. Betapa tidak, para wanita muslimah kini nyaris tak bedanya dengan wanita-wanita non Muslimah. Baik penampilan dan kepribadian mereka, mulai cara makan sampai cara berdandan, bahkan cara bergaul dan yang lainnya hampir 100 % menjiplak apa yang ada pada mereka. Sehingga kita melihat wanita Muslimah, keluar rumah dari pagi dan pulang hingga larut malam, beraktifitas di luar rumah tanpa mahram. Mereka memasuki dunia kerja kaum pria, yang menyebabkan mereka mau tak mau berbaur (ikhtilath) dengan para pria. Ngobrol berjam-jam dan menghabiskan waktu dengan pria asing selama seharian dengan alasan ini dan itu. Anehnya mahram-mahram mereka seakan-akan rela dan bangga dengan apa yang diperbuat oleh wanita-wanita mereka. Tidak sedikit rasa cemburu dan kekhawatiran yang tersisa pada diri mereka, hingga rasa malu pun mungkin telah lenyap dan sirna. Padahal seharusnya isteri-isteri, anak-anak dan saudara-saudara perempuan mereka, dijaga dan diselamatkan dari manusia-manusia srigala yang lapar dan siap memangsa buruannya.
Sungguh banyak dalil shahih yang tidak membenarkan hal di atas, bahkan mengecam tindakan yang tidak terpuji tersebut.
Para wanita yang keluar rumah dan bercampur baur dengan pria asing dalam dunia kerja tidak diragukan lagi merupakan perbuatan yang berdampak negatif, baik terhadap dirinya, keluarganya, maupun masyarakatnya. Dan hal itu sebagai sarana yang paling besar dan sangat berpotensi bagi terjadinya perzinahan yang diharamkan Allah subhanahu wata`ala. Sebagaimana firmanNya, artinya, “Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk.” (QS. al-Isra: 32)
Tidak sedikit kasus perselingkuhan marak terjadi disebabkan oleh hal tersebut dan berakhir dengan retaknya sebuah rumah tangga dan perceraian yang menyakitkan yang berawal dari sebuah kecemburuan dan pengkhianatan. Sang wanita yang merasa telah terpuaskan ‘kebutuhan’nya dengan ‘lelaki partner kerjanya’, puas dengan saling memandang yang diharamkan dan mengobrol tanpa ada batas dan etika yang dibenarkan syariat Islam, dandanan yang mengundang maksiat bagi setiap lelaki yang memandang, suara yang dibuat-buat sehingga terdengar nikmat dan dasyat bagi para lelaki pecinta maksiat, dll. Sementara sang suami merasa tak dilayani dengan memuaskan, karena sang istri yang merasa kelelahan dan tidak siap melayani dan berbagai alasan yang direncanakan. Demikian pula anak-anak pun menjadi korban. Anak-anak yang kehilangan perhatian dan buaian kasih seorang ibu idaman. Anak-anak yang tidak mendapatkan tempat untuk curhat, akhirnya melampiaskannya ke tempat-tempat maksiat dan orang-orang jahat. Anak-anak yang tumbuh brutal dan tak terarah, putus sekolah, terlibat narkoba, pesta seks dan sejumlah kriminalitas lainnya. Dan dampak-dampak tersebut dapat dipastikan merupakan sebuah konsekuensi dari pelanggaran dan tidak ditegakkannya al-Qur’an dan sunnah Nabi shallallahu `alaihi wasallam yang mulia. Diriwayatkan oleh Ibnu ‘Abbas radhiallahu `anhuma dia berkata, “Aku mendengar Rasulullah shallallhu `alaihi wasallam bersabda, “Janganlah sekali-kali seorang lelaki berdua-duaan dengan seorang wanita, melainkan ketiganya adalah syetan.” (HR. Ibnu Majah, dan dinilai shahih oleh Syaikh al-Albani)
Janganlah sekali-kali seorang lelaki berdua-duaan dengan seorang wanita dan jangan pula seorang wanita berpergian (safar) melainkan ada mahram bersamanya.” (HR. al-Bukhari dan Muslim).
Janganlah sekali-kali seorang lelaki berdua-duaan dengan seorang wanita melainkan ada mahram bersamanya, lalu berdiri seorang lelaki, seraya berkata, “Wahai Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam istriku hendak menunaikan haji, sedangkan aku telah terdaftar di dalam perang ini dan itu.” Lalu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menjawab, “Pulanglah dan temanilah istrimu menunaikan ibadah haji.” (Muttafaq ‘alaih).
Allah subhanahu wata`ala berfirman, artinya, “Katakanlah kepada laki-laki yang beriman, “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat. Katakanlah kepada wanita yang beriman, “Hendaklah mereka menahan pandangan mereka, dan memelihara kemaluan mereka, dan janganlah mereka menampakkan perhiasan mereka kecuali yang (biasa) nampak dari mereka.Dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung ke dada mereka.” (QS. an-Nur: 30-31)
Sedangkan membiarkan atau menyarankan wanita bekerja di luar rumah berbaur dengan kaum pria yang bukan mahramnya adalah perbuatan yang sangat bertentangan dengan al-Qur’an dan as-Sunnah. Sebagaimana Allah subhanahu wata`ala berfirman, artinya, “Dan hendaklah kamu (para wanita) tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang Jahiliyah yang dahulu dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan ta’atilah Allah dan Rasul-Nya. Sesungguhnya Allah subhanahu wata`ala bermaksud hendak menghilangkan dosa dari kamu, hai ahlul bait dan membersihkan kamu sebersih-bersihnya. Dan ingatlah apa yang dibacakan di rumahmu dari ayat-ayat Allah dan hikmah (sunnah Nabimu). Sesungguhnya Allah adalah Maha Lembut lagi Maha Mengetahui.” (QS. al-ahzab: 33-34).
Allah subhanahu wata`ala yang telah menciptakan wanita menyuruh mereka untuk menetap dan tinggal di rumah, yang sudah barangtentu di balik perintah-Nya ada maslahat yang sangat besar buat para wanita tersebut. oleh karena itu anjuran agar wanita keluar rumah tanpa menghiraukan syariat yang benar dapat dipastikan merupakan pelanggaran hukum dan perbuatan yang dapat mengundang kemurkaan Allah subhanahu wata`ala serta menuai adzab-Nya. Sebagaimana hal ini disebutkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, : “Tiga golongan yang tidak akan dipandang oleh Allah subhanahu wata`ala pada hari kiamat nanti yaitu: orang yang durhaka kepada kedua orangtuanya, wanita yang menyerupai lelaki, dan seseorang yang melihat aib/ kemungkaran pada keluarganya, tetapi tidak memiliki ghirah (rasa cemburu) terhadapnya (ad-dayyuts).” (HR. an-Nasa’i, Ahmad, Ibnu Khuzaimah dan Ibnu Hibban. Dengan sanad jayyid, lihat as-Silsilah ash-Shahihah, Syaikh al-Albani).
Mereka merupakan pria yang tidak memiliki rasa cemburu, yang tidak pantas untuk mendapatkan kenikmatan Allah subhanahu wata`ala kelak di hari kiamat. Padahal mereka seharusnya justeru menjaga dan menyelamatkan wanita-wanita mereka dari lembah kenistaan, dan mengajarkan syariat-syariat Allah subhanahu wata`la yang dapat menyelamatkan mereka dari kesesatan. Sudah sepatutnya mereka takut akan fitnah dan adzab Allah subhanahu wata`ala yang bukan hanya akan menimpa dan menghancurkan mereka, tapi juga melanda masyarakat, bahkan negeri ini. Wallahu ‘alam.(oleh: Abu Nabiel Muhammad Ruliyandi – Buletin An-Nur)
Sumber:
1. Khatharu Musyarakati alMar-’ati Li ar-Rajuli Fi Maidani ‘Amalihi, Syaikh bin Baz.
2. Takrimu al-Mar’ati Fi al-Is-lam, Syaikh Muhammad bin Jamil Zainu.